Bupati Kapuas Hulu Ajak Lestarikan Seni Tradisional lewat Tampilan Langsung

  • 29 Jun 2026 07:52 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan mengajak masyarakat untuk kembali menghidupkan penggunaan musik tradisional yang dimainkan secara langsung dalam setiap kegiatan budaya. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Festival Seni dan Budaya Ketemenggungan Dayak Suruk ke-V di Desa Tekudak, Kecamatan Kalis, Kabupaten Kapuas Hulu, Sabtu 27 Juni 2026.

Bupati menyoroti mulai berkurangnya penggunaan musik tradisional secara langsung dalam berbagai kegiatan budaya. Menurutnya, penggunaan musik rekaman yang semakin mudah berpotensi menghilangkan kemampuan generasi muda memainkan alat musik tradisional.

Karena itu, ia berharap pertunjukan seni budaya ke depan lebih mengutamakan musik yang dimainkan secara langsung atau live dibandingkan menggunakan rekaman.

"Saya berharap ini bisa diubah. Kalau bisa, musik yang mengiringi kegiatan budaya dimainkan secara live sehingga kemampuan bermusik tetap terjaga," ujarnya.

Bupati menambahkan, pelestarian budaya merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, lembaga adat, seniman, dan masyarakat. Dengan memberikan ruang bagi para pemusik tradisional untuk tampil, warisan budaya daerah tidak hanya dapat dipertahankan, tetapi juga semakin dikenal oleh generasi muda dan para pengunjung yang hadir dalam berbagai kegiatan budaya.

Festival Seni dan Budaya Ketemenggungan Dayak Suruk ke-V menjadi salah satu agenda pelestarian adat dan budaya di Kabupaten Kapuas Hulu yang mempertemukan masyarakat dalam semangat kebersamaan. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah berharap nilai-nilai budaya, kesenian tradisional, serta kearifan lokal tetap lestari dan terus berkembang di tengah arus modernisasi. (ril/din)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....