Tenun di Ensaid Panjang Jadi Sorotan jelang FKL

  • 26 Jun 2026 08:03 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Menjelang pelaksanaan Festival Kabupaten Lestari (FKL) di Sintang, sejumlah jurnalis dan pegiat lingkungan hadir langsung ke Rumah Betang Ensaid Panjang untuk merekam potensi bioekonomi di kawasan tersebut.

Kekayaan budaya dan kelestarian alam Desa Ensaid Panjang menjadi alasan sejumlah media hadir di tempat warisan budaya dayak ini.

Perwakilan dari Katadata Green, Mongabay, dan Pontinesia datang secara khusus untuk mendokumentasikan kearifan lokal, terutama keahlian para ibu dalam menghasilkan tenunan berbahan pewarna alami. Perwakilan Katadata Green, Fitri, menyatakan antusiasmenya terhadap potensi yang dimiliki desa tersebut.

"Tadi kita sudah menikmati makanan mama-mama di sini dan enak sekali. Tadi sudah ngobrol dengan Bang Felix, boleh tidak kami pesan sambalnya untuk dibawa ke Jakarta," ujar Fitri.

Kehadiran media ini merupakan bagian dari persiapan Festival Lestari yang dikelola bersama NGO Uncin Batu. Kepala Desa Ensaid Panjang, Fransiskus Heri, menyambut baik inisiatif tersebut dan berharap liputan luas ini mampu mendorong perekonomian warga.

"Maksudnya diberitakan bahwa di Ensaid ini ada penenun, kemudian kalau bisa bantu juga promosi untuk jualannya," harap Heri.

Ia juga menyampaikan bahwa akses jalan menuju desa kini sudah hampir rampung dan aman untuk dilalui. (Arf)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....