Stikara Sintang Lakukan Koordinasi Persiapan Program Pengabdian

  • 16 Jun 2026 08:35 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat penerima Hibah Pengabdian Kepada Masyarakat Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat melaksanakan kegiatan koordinasi awal bersama pemerintah Desa Baning Panjang, Kabupaten Sintang, Senin, 15 Juni 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Baning Panjang ini merupakan langkah awal dalam pelaksanaan program pengabdian yang mengusung tema “Inovasi Eco Enzym dan Diversifikasi Pangan Lokal sebagai Strategi Pemberdayaan dan Penguatan Ekonomi Masyarakat melalui UMKM Kurum Sejahtera dan PKK Desa Baning Panjang Kabupaten Sintang.

Kegiatan koordinasi dihadiri oleh tim pengabdian, Kepala Desa Baning Panjang beserta perangkat desa, perwakilan UMKM Kurum Sejahtera, dan pengurus PKK Desa Baning Panjang. Pertemuan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, membangun sinergi, serta menyusun rencana pelaksanaan program yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian.

Dalam kesempatan tersebut, tim pengabdian memaparkan tujuan dan sasaran program, yaitu meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengolah limbah organik menjadi produk eco enzym yang bernilai guna serta mengembangkan diversifikasi pangan lokal sebagai produk unggulan yang memiliki nilai ekonomi. Program ini diharapkan dapat mendukung peningkatan pendapatan masyarakat sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan. Tim terdiri dari Ketua Pelaksana, Ria Damayanti, Anggota Rika Yuanita Pratama, Rudiansyah, Yunida Haryanti.

Kepala Desa Baning Panjang, Theodorus Ensali menyambut baik pelaksanaan program tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada tim pengabdian yang telah memilih Desa Baning Panjang sebagai lokasi kegiatan. Menurutnya, program ini sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat karena tidak hanya berfokus pada pengelolaan lingkungan melalui pemanfaatan limbah organik, tetapi juga membuka peluang usaha baru berbasis potensi lokal.

“Pemerintah desa siap mendukung penuh pelaksanaan kegiatan ini. Kami berharap melalui pelatihan dan pendampingan yang diberikan, masyarakat khususnya anggota PKK dan pelaku UMKM dapat memperoleh keterampilan baru yang bermanfaat dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujar Kepala Desa Baning Panjang.

Program ini dirancang melalui beberapa tahapan kegiatan, antara lain sosialisasi, pelatihan pembuatan eco enzym, pelatihan diversifikasi pangan lokal, pendampingan produksi, pengemasan dan pemasaran produk, hingga evaluasi keberlanjutan program. UMKM Kurum Sejahtera dan PKK Desa Baning Panjang akan menjadi mitra utama dalam pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan.

Ketua tim pengabdian Ria Damayanti menjelaskan bahwa inovasi eco enzym memiliki banyak manfaat, di antaranya sebagai cairan pembersih ramah lingkungan, pupuk organik cair, serta pengelola limbah rumah tangga. Sementara itu, diversifikasi pangan lokal diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah komoditas lokal sehingga dapat menjadi produk unggulan yang memiliki daya saing di pasar.

Melalui koordinasi awal ini, seluruh pihak yang terlibat berkomitmen untuk bekerja sama secara aktif demi keberhasilan program. Diharapkan kegiatan pengabdian ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Baning Panjang, baik dalam aspek lingkungan, sosial, maupun ekonomi, sehingga mampu mendukung terwujudnya masyarakat yang mandiri, produktif, dan sejahtera. (ril/Tin)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....