Pemkab Sintang Bangun Sinergi Lintas Sektor Bentuk Satgas Karhutla yang Tangguh

  • 12 Jun 2026 14:36 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang – Pemerintah Kabupaten Sintang menegaskan pentingnya kerja sama seluruh pihak dalam mencegah dan menangani Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Hal tersebut menjadi fokus utama dalam Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan dan Penguatan Sinergi Satgas Karhutla yang digelar di Balai Praja Kantor Bupati Sintang, Kamis, 11 Juni 2026.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sintang, Kusnidar mengatakan keberhasilan penanganan Karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat di tingkat desa.

“Tujuan daripada rakor adalah memperkuat sinergi dan koordinasi lintas sektoral pemerintah daerah, TNI, Polri, kecamatan, desa dan kelurahan. Juga penguatan lembaga unit terkait dalam pencegahan dan penanggulangan bencana karhutla,” ujar Kusnidar.

Ia menambahkan, selain memperkuat koordinasi, rapat tersebut juga bertujuan mewujudkan kesiapsiagaan seluruh pemangku kepentingan dari tingkat kabupaten hingga desa agar mampu merespons secara cepat apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Kusnidar menjelaskan pembentukan dan penguatan Satgas Karhutla memiliki landasan hukum yang kuat, di antaranya Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana, Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Barat Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, serta Peraturan Bupati Sintang Nomor 31 Tahun 2020 tentang Tata Cara Pembukaan Lahan bagi Masyarakat.

Menurutnya, keberadaan Satgas Karhutla yang solid dan terkoordinasi menjadi kunci dalam mengurangi risiko bencana yang dapat merugikan masyarakat dan lingkungan.

“Kami sangat berharap melalui rakor ini terbangun satuan tugas yang tangguh dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bencana Karhutla di tahun 2026. Mari kita jaga alam, alam menjaga kita, bencana urusan bersama,” katanya.

Dengan penguatan sinergi lintas sektor tersebut, Pemerintah Kabupaten Sintang optimistis upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla dapat berjalan lebih efektif sehingga wilayah Sintang tetap aman dan terhindar dari dampak kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau tahun ini. (Sta)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....