Disbunak Sintang Awasi Pemotongan Sapi Kurban Bantuan Presiden

  • 30 Mei 2026 21:01 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Sintang melalui Bidang Peternakan melakukan pengawasan ketat terhadap proses pemotongan hewan kurban bantuan kemasyarakatan dari Presiden Republik Indonesia untuk masyarakat Kabupaten Sintang pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Pada tahun ini, bantuan sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia disalurkan kepada Masjid Al-Mubarokah yang berada di Desa Baning Panjang, Kecamatan Kelam Permai, Kabupaten Sintang. Proses pemotongan hewan kurban tersebut berlangsung pada Rabu, 27 Mei 2026.

Kepala Bidang Peternakan, Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Sintang, Eka Dahliana mengatakan pihaknya turun langsung ke lokasi untuk melakukan monitoring dan memastikan proses pemotongan berjalan lancar serta daging kurban yang dibagikan kepada masyarakat aman untuk dikonsumsi.

“Kita melakukan pemotongan sapi kurban bantuan kemasyarakatan dari Bapak Presiden Republik Indonesia di Masjid Al-Mubarokah, Desa Baning Panjang untuk memastikan kelancaran dan kesehatan dagingnya,” katanya.

Ia menjelaskan, hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi hewan kurban dalam keadaan sehat dan layak untuk dibagikan kepada masyarakat. Selain itu, antusias masyarakat yang hadir juga sangat tinggi karena ukuran sapi bantuan Presiden RI dinilai lebih besar dibanding hewan kurban pada umumnya.

“Alhamdulillah aman. Antusias masyarakat sangat senang, belum pernah melihat pemotongan hewan kurban sebesar bantuan dari Presiden RI,” ujarnya.

Dalam kegiatan monitoring tersebut, pengawasan dilakukan langsung oleh tim dari Bidang Peternakan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Sintang.

“Untuk kegiatan monitoring ini yang melakukan pengawasan langsung ke lokasi ada saya sebagai Kepala Bidang, ada dokter hewan 1 dan 3 orang staf,” katanya.

Pengawasan tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan hewan kurban yang disalurkan kepada masyarakat memenuhi syarat kesehatan hewan dan keamanan pangan, sehingga masyarakat dapat menerima daging kurban yang sehat, aman dan layak konsumsi. (Sta)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....