Polisi Tegaskan Perkelahian Warkop Murni Masalah Pribadi

  • 20 Mei 2026 14:21 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang – Warga Kabupaten Sintang sempat digemparkan oleh beredarnya rekaman Closed Circuit Television (CCTV) yang memperlihatkan insiden perkelahian berdarah di Warung Kopi (Warkop) Ajan pada Selasa, 19 Mei 2026, siang. Video viral tersebut menunjukkan seorang pria berinisial I yang tiba-tiba menyerang pria berinisial D menggunakan sebuah benda hingga korban mengalami pendarahan di bagian kepala.

Menanggapi kesimpangsiuran spekulasi di media sosial, Kapolsek Sintang Kota, Heru, memberikan klarifikasi resminya kepada awak media. Ia membenarkan adanya peristiwa tersebut yang terjadi di rentang pukul 11.15 hingga 11.30 WIB. Kapolsek menjelaskan bahwa insiden ini merupakan murni permasalahan internal keluarga, di mana pelaku dan korban sejatinya saling mengenal dan konfliknya telah berakar sejak akhir tahun 2025.

Rekaman CCTV Disekitar TKP

"Pemicunya si pelaku menilai dan menganggap bahwa korban itu ada hubungan dengan istrinya," ungkap Heru menjelaskan motif internal di balik penyerangan tersebut.

Terkait luka yang dialami korban, Heru memastikan bahwa korban mendapat tiga jahitan di kepala murni akibat hantaman benda tumpul. Pelaku memang diketahui membawa senjata tajam jenis sangkur, namun senjata tersebut masih dalam keadaan tertutup oleh sarungnya dan hanya digunakan untuk memukul, bukan untuk menusuk.

Kapolsek Sintang Kota memberikan penekanan khusus agar masyarakat tidak menyangkutpautkan insiden perkelahian di Warkop Ajan ini dengan rentetan aksi massa atau kasus yang sedang viral di Sintang belakangan ini.

"Itu tidak ada sangkut pautnya dengan permasalahan-permasalahan yang viral yang kemarin. Murni itu permasalahan internal kedua belah pihak yang juga notabene sudah kenal lama," tegas Heru, mengklarifikasi isu yang beredar.

Saat ini, pihak kepolisian menyebut bahwa pihak korban telah berupaya menjalin komunikasi agar permasalahan ini dapat segera dimediasi dan diselesaikan secara kekeluargaan. (Arf)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....