Aliansi Kemanusiaan Desak Polisi Usut Aset SMM
- 19 Mei 2026 11:33 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang – Aliansi Peduli Kemanusiaan yang terdiri dari 25 organisasi masyarakat dan komunitas menggelar aksi damai mendatangi Mapolres Sintang, Senin, 18 Mei 2026. Kedatangan massa ini bertujuan untuk mendesak pihak Kepolisian agar bertindak sigap dan cepat dalam menangani laporan kasus sengketa aset milik Serikat Maria Montfortan (SMM).
Perwakilan aksi dari Sabang Merah Borneo, Petrus, mengungkapkan bahwa inti perjuangan massa adalah menuntut pengembalian sembilan sertifikat tanah yang diduga dikuasai oleh oknum ketua Sintang Orang Utan Center (SOC). Selain itu, massa juga menyoroti adanya pemindahan dan perusakan fasilitas brankas milik SMM.
"Harapan kami sertifikat tersebut harus dikembalikan kepada SMM karena akan menimbulkan gesekan-gesekan yang sangat besar lagi. Kita berharap aparat kepolisian juga harus bijak untuk mengambil tindakan berkaitan dengan pemindahan brankas dan rusaknya brankas tersebut," tegas Petrus saat berorasi. Ia menekankan bahwa perjuangan ini murni untuk menyelamatkan aset umat, bukan sentimen suku atau agama.
Sementara itu, Ketua Aliansi Peduli Kemanusiaan, Petrus Nokan Lonayan, menyoroti lambannya progres penanganan kasus di kepolisian, padahal bukti kepemilikan yang sah sudah tersedia dan tidak rumit untuk diselesaikan.

"Tuntutan kita kepada kepolisian khususnya Polres Sintang, ada beberapa laporan yang belum ditindaklanjuti ya, progresnya juga belum dijelaskan sejauh mana. Ketika hal ini kita lihat bahwa ternyata ada kelalaian, kelambatan, ya memang kita akan mendesak proses itu supaya berjalan sesuai hukum yang berlaku," tuntut Petrus Nokan Lonayan. (Arf)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....