Pemkab Sintang Proyeksikan Gerakan Pramuka Sebagai Benteng Karakter Pemuda
- 06 Mei 2026 15:05 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, SINTANG - Di tengah gempuran arus globalisasi yang kian kompleks, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang mengambil langkah strategis dengan memperkuat pondasi Sumber Daya Manusia (SDM) melalui jalur pendidikan nonformal. Gerakan Pramuka kini tidak hanya dipandang sebagai kegiatan ekstrakurikuler biasa, melainkan diproyeksikan sebagai ujung tombak untuk mencetak generasi muda Sintang yang tangguh, mandiri, dan berakhlak mulia.
Penegasan arah kebijakan tersebut disampaikan oleh Staf Ahli Bupati Sintang Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Keuangan, Helmi, saat membuka Kegiatan Pembinaan Kapasitas SDM Kepramukaan Tingkat Daerah Kabupaten Sintang Tahun 2026 di Aula Hotel Cika Sintang, Rabu, 6 Mei 2026.
Mewakili Bupati Sintang, Helmi menekankan bahwa paradigma pembinaan aktivis kepramukaan masa kini harus dipertajam. Orientasinya tidak boleh lagi sekadar berfokus pada peningkatan keterampilan teknis tali-temali atau baris-berbaris, tetapi harus merambah lebih dalam pada pembentukan karakter dasar, kedisiplinan, penempaan jiwa kepemimpinan, serta penguatan semangat kebangsaan.
"Peningkatan kapasitas SDM kepramukaan menjadi suatu kebutuhan yang tidak dapat ditunda, terlebih di tengah tantangan globalisasi dan perkembangan zaman yang semakin kompleks," tegas Helmi menyoroti urgensi pembinaan tersebut.
Kegiatan strategis yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sintang ini juga menyoroti korelasi erat antara kualitas aktivis Pramuka dengan kemajuan daerah. Pemkab Sintang menyadari sepenuhnya bahwa kualitas SDM merupakan faktor penentu paling utama dalam roda pembangunan.
Menurut Helmi, apabila SDM Pramuka di Sintang unggul, hal tersebut akan memberikan efek domino yang positif dan secara langsung mendukung akselerasi pembangunan Kabupaten Sintang di berbagai lini, mulai dari bidang sosial, penggerak ekonomi, hingga agen pembangunan karakter pemuda.
Menyadari potensi besar tersebut, Pemkab Sintang memastikan dukungan penuhnya terhadap kegiatan-kegiatan peningkatan kapasitas seperti ini. Namun, Helmi mengingatkan bahwa pemerintah tidak bisa berjalan sendiri.
"Sinergi antara pemerintah, organisasi, dan masyarakat sangat diperlukan dalam membangun generasi penerus yang berkualitas," tutupnya seraya berharap agar seluruh peserta pembinaan dapat menyerap materi dari narasumber secara serius dan mengimplementasikannya di gugus tugas masing-masing. (ril/arf)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....