Kue-Kue Tradisional dalam Upacara Adat Dayak Desa

  • 04 Mei 2026 17:57 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang — Masyarakat Dayak Desa di Kabupaten Sintang memiliki kekayaan budaya yang sangat erat kaitannya dengan alam dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini tercermin dalam tradisi pengolahan makanan yang terus dilestarikan hingga saat ini.

Dalam siaran Ragam Budaya Dayak Desa di Pro1 RRI Sintang, Minggu, 3 Mei 2026 pukul 20.10–21.00 WIB, Budayawan Dayak Desa Hendrikus Julung, M.Pd. menjelaskan bahwa kue-kue tradisional memiliki peran penting dalam berbagai upacara adat, khususnya pada pesta gawai dan kegiatan masyarakat adat.

Ia menyampaikan bahwa kue tradisional digunakan dalam berbagai kegiatan seperti pesta gawai, syukuran, pernikahan, hingga kegiatan berladang dari masa tanam sampai panen. Selain itu, makanan ini juga disajikan saat menyambut tamu dan acara keluarga.

Menurut Hendrikus Julung, makanan tradisional tidak hanya berfungsi sebagai hidangan, tetapi juga sebagai sesaji dan bentuk rasa syukur kepada Tuhan atas rezeki yang diterima. Nilai kebersamaan, kekeluargaan, dan kecintaan terhadap alam juga menjadi bagian penting dari tradisi ini.

Bahan-bahan yang digunakan dalam pengolahan kue tradisional berasal dari potensi alam sekitar seperti beras ketan, jagung, ubi kayu, ubi jalar, keladi, serta bahan tambahan seperti gula merah, kelapa, dan pisang. Semua bahan tersebut diolah menjadi berbagai jenis makanan khas.

Ia menegaskan bahwa setiap jenis olahan memiliki makna budaya yang kuat dan menjadi bagian dari identitas masyarakat Dayak Desa. Karena itu, keberadaan makanan tradisional ini perlu terus dijaga dan dilestarikan.

Lebih lanjut, Hendrikus Julung menekankan pentingnya pewarisan pengetahuan kepada generasi muda agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman. Dokumentasi dan pengembangan literasi budaya juga dinilai sangat penting untuk menjaga keberlanjutan tradisi.

Budaya kuliner Dayak Desa ini tidak hanya memiliki nilai tradisi, tetapi juga berpotensi menjadi sumber ekonomi dan pengembangan budaya daerah. Oleh karena itu, dukungan semua pihak diperlukan agar warisan ini tetap hidup dan berkembang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....