Vaksinasi dan OJT Surveilans, Upaya Sintang Kendalikan Rabies

  • 24 Apr 2026 22:29 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Dalam penanganan kasus rabies di Kabupaten Sintang yang saat ini masih berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB), Pemerintah Kabupaten Sintang terus memperkuat sinergi antarorganisasi perangkat daerah guna menekan angka gigitan hewan penular rabies.

Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan (Distabunak) Kabupaten Sintang dengan melaksanakan vaksinasi rabies di wilayah dengan populasi anjing yang tinggi, khususnya di kawasan perbatasan.

Kepala Bidang Peternakan Distabunak Kabupaten Sintang, Eka Dahliana, mengatakan kegiatan vaksinasi tersebut dilaksanakan di Kecamatan Ketungau Hulu yang mencakup 18 desa, dengan target sekitar 2.000 dosis vaksin.

“Kami memprioritaskan daerah dengan populasi anjing yang tinggi, khususnya di wilayah perbatasan. Di Kecamatan Ketungau Hulu, vaksinasi dilaksanakan di 18 desa dengan target sekitar 2.000 dosis,” ujar Eka.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang juga turut melakukan upaya pengendalian melalui kegiatan On the Job Training (OJT) surveilans Rabies. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan, Rosa Trifina, menyampaikan bahwa para petugas surveilans puskesmas diharapkan dapat lebih aktif dan sigap dalam menangani kasus gigitan hewan penular rabies di lapangan, mulai dari pendataan hingga pelaksanaan penyelidikan epidemiologi.

“Melalui kegiatan OJT ini, kami berharap petugas surveilans puskesmas dapat lebih aktif dan sigap dalam menangani kasus gigitan hewan penular rabies, mulai dari pendataan hingga penyelidikan epidemiologi, sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” ujar Rosa.

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Pemerintah Kabupaten Sintang berharap upaya pencegahan dan pengendalian rabies dapat berjalan lebih optimal. (din)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....