Dirjen PAUD Tinjau Calon Sekolah Nasional Terintegrasi di Sintang
- 19 Apr 2026 15:35 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang – Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Nonformal dan Informal (Dirjen PAUD Dikdas PNFI), Gogot Suharwoto, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sintang. Salah satu agenda yang dilakukan ialah meninjau langsung calon sekolah nasional terintegrasi, Sabtu, 18 April 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Gogot bersama rombongan meninjau sejumlah sekolah yang diusulkan menjadi bagian dari program sekolah nasional terintegrasi, yakni SMP Negeri 2 Sintang, SMA Negeri 2 Sintang, dan SD Negeri 7 Sintang.
Gogot menjelaskan peninjauan ini merupakan bagian dari proses evaluasi terhadap usulan Pemerintah Kabupaten Sintang dalam pengembangan sekolah nasional terintegrasi.

Gogot menambahkan, proses penilaian tidak hanya dilakukan oleh pihaknya, tetapi juga akan melibatkan tim khusus yang akan mengkaji seluruh aspek kesiapan.
"Kami sudah melihat SMA, SMP, dan SD. Kami akan melakukan review, analisis ya terhadap data-data yang sudah dimasukkan. Nanti ada tim khusus dari berbagai kementerian dan lembaga yang akan mereview semua aspeknya. Mulai dari kesiapan gedung, lahan, kemudian masyarakat di sekitar sini anemonya, daya tampungnya, dan juga fasilitas-fasilitas yang diperlukan untuk membangun sekolah nasional terintegrasi," katanya.
Ia menerangkan, dalam waktu dekat akan dilakukan peninjauan lanjutan yang lebih mendalam, termasuk pembahasan bersama pemerintah daerah terkait mekanisme pengelolaan aset jika program tersebut terealisasi.
"Dalam waktu dekat kita akan kirim tim yang lebih detail lagi, untuk mendiskusikan dengan dinas kabupaten dan provinsi untuk pengambil alihan aset. Karena kalau nanti jadi aset pusat, harus diserahkan pusat. Skemanya seperti itu ya," tuturnya.

Gogot menegaskan, sekolah nasional terintegrasi diharapkan memiliki kualitas terbaik, sehingga memerlukan persiapan yang matang, termasuk dari sisi sumber daya manusia tenaga pendidik.
"Sekolah nasional terintegrasi itu diharapkan sekolah yang memiliki kualitas di atas rata-rata. Jadi gurunya memang harus disiapkan dengan baik, termasuk pelatihan dari segi pedagogik, dari segi teknologi, dari segi bahasa bilingual, bahasa inggrisnya juga, dan termasuk pendidikan karakter yang harus diperkuat untuk guru-gurunya juga," ujarnya.

Kunjungan ini menjadi langkah awal dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Sintang melalui pengembangan sekolah nasional terintegrasi, sekaligus membuka peluang peningkatan mutu pendidikan di daerah. (Sta)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....