WFH di Sintang Dinilai Kurang Efektif
- 10 Apr 2026 17:51 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang - Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sintang, Maryadi, menilai bahwa penerapan kebijakan work from home (WFH) di lingkungan pemerintah daerah belum terlalu memberikan dampak signifikan terhadap penghematan energi.
Menurutnya, meskipun sebagian aparatur sipil negara (ASN) bekerja dari rumah, operasional kantor tetap harus berjalan sebagaimana mestinya. Hal ini mencakup penggunaan listrik, pendingin ruangan (AC), serta aktivitas pelayanan yang tidak bisa dihentikan.
“WFH juga tidak berpengaruh menurut kita terhadap penghematan energi. Karena kantor juga masih tetap operasional, listrik, AC masih nyala, dan kantor juga tidak boleh kosong,” ujar Maryadi saat diwawancarai RRI Sintang, Kamis 9 April 2026.
Maryadi menambahkan, kondisi tersebut berbeda jika diterapkan di tingkat kementerian atau instansi pusat yang memiliki skala dan sistem kerja berbeda. Sementara di daerah, keterbatasan serta kebutuhan pelayanan publik menjadi faktor utama yang membuat penerapan WFH tidak bisa sepenuhnya efektif dalam menekan penggunaan energi.
“Mungkin kalau di tingkat kementerian atau pusat kemungkinan iya, tapi untuk kita daerah kayaknya memang agak sulit,” tambahnya.
Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa kebijakan WFH di lingkungan pemerintah daerah perlu diterapkan secara bijak dan fleksibel, dengan mempertimbangkan kebutuhan pelayanan kepada masyarakat agar tetap optimal tanpa mengurangi kualitas layanan. (din)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....