Sebuah Rumah Semi Permanen di Sekadau Amblas saat Penghuni Sedang Tidur
- 09 Apr 2026 09:01 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sekadau – Warga Desa Gonis Tekam, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, dikejutkan dengan peristiwa amblasnya satu unit rumah semi permanen milik warga pada Rabu, 8 April 2026 dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas AKP Triyono menjelaskan, berdasarkan hasil pengecekan di lokasi, peristiwa terjadi sekitar pukul 01.00 WIB saat seluruh penghuni rumah sedang tertidur. Para penghuni sempat merasakan getaran sebelum menyadari bangunan mulai turun secara perlahan.
“Penghuni segera menyelamatkan diri setelah merasakan adanya pergerakan pada bangunan. Dalam prosesnya, warga sekitar turut membantu mengevakuasi penghuni rumah agar segera menjauh dari lokasi yang berpotensi ambruk,” kata AKP Triyono.
Rumah semi permanen dua lantai milik Edo mengalami kerusakan cukup parah. Bagian pondasi dilaporkan turun beberapa meter. Di teras rumah sempat terparkir satu unit mobil yang berhasil diselamatkan. Namun, sejumlah barang lainnya, termasuk satu unit sepeda motor, belum berhasil dievakuasi.
| Baca juga: Polres Sekadau Tindak Kasus Pencurian |
AKP Triyono menyebutkan, sekitar pukul 08.30 WIB, aparat gabungan dari Polres Sekadau bersama BPBD, Dinas Damkar, Forkopincam Sekadau Hilir, serta pihak perusahaan PT. PHS turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal.
“Petugas dari kepolisian telah memasang garis polisi (police line) untuk mengamankan lokasi dan membatasi akses masyarakat guna mencegah risiko bahaya di sekitar area kejadian, serta melakukan pengaturan lalu lintas karena lokasi berada di pinggir jalan raya. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati lokasi demi keselamatan bersama,” ucapnya.
Selain itu, dilakukan koordinasi lintas instansi untuk menentukan langkah penanganan lebih lanjut, termasuk rencana pembongkaran bangunan guna mencegah potensi ambruk susulan.
“Berdasarkan hasil koordinasi, bangunan akan dilakukan perobohan menggunakan alat berat untuk menghindari risiko lebih besar terhadap bangunan di sekitarnya. Pemilik rumah juga telah menyatakan kesediaannya,” kata AKP Triyono. (ril)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....