Srihayati Nur Handayani Terpilih Jadi Ketua IBI RSUD Sintang
- 02 Apr 2026 11:26 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang – Srihayati Nur Handayani terpilih menjadi Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Ranting RSUD Ade M. DJoen Sintang menggantikan Fatten Hamama yang telah berakhir masa jabatan. Pergantian pengurus disahkan melalui Musyawarah Ranting (Musran) ke-VIII di Aula RSUD Ade M. DJoen Sintang Rabu, 1 April 2026.
Adapun pengurus lama yaitu Fatten Hamama, Theresia Maria, Massuainah dan pengurus baru Srihayati Nur Handayani, Pitriyati dan Herawati.
Ketua IBI) Ranting RSUD Ade M. DJoen Sintang terpilih Srihayati Nur Handayani mengatakan untuk mengembangkan sebuah organisasi diperlukan Kerjasama dan dukungan dari berbagai pihak terutama para anggota dan pengurus Ikatan Bidan Indonesia Cabang Kabupaten Sintang.
“terimakasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada kami dalam mengemban amanah, semoga kita tetap dapat bekerjasama dengan baik unutk kemajuan organisasi yang kita cintai ini,” kata Nur Handayani.
Saat ini anggota Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Ranting RSUD Ade M. DJoen Sintang berjumlah 64 orang tersebar di beberapa ruangan namun tetap satu keluarga, satu ranting di RSUD Ade M. Djoen Sintang.
“Masih kita tetap semangat lebih menghidupkan sumber daya yang ada agar lebih bermanfaat lagi bagi masyarakat,” ucapnya.
Srihayati Nur Handayani juga menegaskan bahwa ke depan kepengurusan yang baru akan berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan kebidanan, khususnya dalam mendukung program kesehatan ibu dan anak di lingkungan rumah sakit. Melalui koordinasi yang baik antaranggota, diharapkan setiap bidan dapat terus meningkatkan kompetensi dan memberikan pelayanan yang humanis serta profesional kepada pasien.
Selain itu, pengurus baru berkomitmen untuk memperkuat solidaritas internal organisasi serta menjalin sinergi dengan berbagai pihak terkait. Dengan semangat kebersamaan, IBI Ranting RSUD Ade M. DJoen Sintang diharapkan mampu berkontribusi lebih optimal dalam mendukung pembangunan kesehatan daerah, khususnya dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Sintang. (Tin)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....