Petani Milenial Sintang Panen Cabai 800 Kilogram

  • 27 Mar 2026 16:51 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Penyuluh pertanian dari Kementerian Pertanian melaksanakan pendampingan dalam kegiatan panen cabai di lahan milik petani milenial Muhamad Hudori di Kelurahan Kapuas Kiri Hilir (KKI) Kecamatan Sintang pada Rabu, 25 Maret 2026. Panen ini merupakan panen ke 15 kali di lahan ini dengan hasil panen mencapai 800 kg. Kegiatan ini menjadi salah satu bukti nyata keberhasilan pengembangan komoditas hortikultura di Kabupaten Sintang khususnya cabai yang memiliki nilai ekonomi tinggi di pasaran.


Hudori yang merupakan salah satu petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Tangoi Bumi ini mengungkapkan bahwa selama lima tahun menekuni usaha tani cabai ia menghadapi berbagai kendala, terutama serangan penyakit tanaman seperti busuk batang. Meski demikian, ia merasa terbantu dengan adanya pendampingan rutin dari penyuluh pertanian yang memberikan arahan teknis dalam proses budidaya. “Kendalanya kalau nanam cabai itu ya di penyakit sama busuk batang,” ungkapnya.

Kegiatan panen tersebut turut dihadiri oleh penyuluh pertanian BPP Sintang serta Ketua Tim Kerja (Katimker) Kabupaten Sintang, Yuaner. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi atas kerja keras petani dalam mengembangkan budidaya cabai. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara petani, penyuluh, dan pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan produksi pertanian. “Terima kasih kepada petani Pak Dori yang saat ini melaksanakan panen cabai yang kurang lebih luasnya 2 hektar hasilnya juga lumayan. Harapan kami dari tim kerja Kabupaten Sintang, dari luasan yang saat ini 2 hektar bisa jadi lebih luas lagi,” katanya.

Panen cabai ini menjadi salah satu indikator keberhasilan penerapan teknologi budidaya yang tepat di tingkat petani. Dengan pendampingan intensif dari penyuluh pertanian, petani mampu mengelola usaha taninya secara lebih optimal, mulai dari pemilihan benih unggul, pengolahan lahan yang baik, hingga pengendalian organisme pengganggu tanaman secara efektif.

Penyuluh pertanian yang hadir juga menegaskan bahwa peran pendampingan sangat penting dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani, sehingga berdampak langsung terhadap peningkatan hasil produksi. Selain memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan petani, panen cabai ini diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan dan harga cabai di pasaran, khususnya di wilayah Kabupaten Sintang dan sekitarnya. Ke depan kegiatan serupa diharapkan terus berlanjut guna memperkuat ketahanan pangan serta mendorong pertumbuhan sektor pertanian yang berkelanjutan. (RMD)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....