Anggaran Terbatas, Strategi Bupati Sintang Gunakan CSR untuk Pembangunan

  • 25 Feb 2026 20:54 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala menegaskan untuk tetap mengimplementasikan Asta Cita meski pemerintah daerah ditengah menghadapi keterbatasan anggaran akibat pemotongan anggaran pada tahun 2025 hingga 2026. Menurutnya, kondisi tersebut bukan alasan untuk pesimis, melainkan tantangan yang harus dijawab dengan kolaborasi dan inovasi.

Bupati menjelaskan bahwa Asta Cita merupakan arah pembangunan yang berangkat dari ideologi dan mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari keamanan, peningkatan lapangan pekerjaan, pembangunan infrastruktur, hingga pendidikan dan kesehatan.

Untuk menyinkronkan Asta Cita dengan RPJMD Kabupaten Sintang, Bupati menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor guna mengoptimalkan potensi yang ada.

“Kita tetap berusaha memberdayakan apa yang ada semampu kita, kita coba komunikasikan dengan beberapa OPD, begitu juga dengan perusahaan, BUMN, BUMD, apapun yang bisa kita lakukan, kita upayakan,” ujar Bupati saat Talkshow launching program "Bupati Menyapa" bersama RRI Sintang 25 Februari 2026.

Salah satu strategi yang ditempuh adalah mendorong perusahaan mengalokasikan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang selaras dengan kebutuhan masyarakat dan prioritas pembangunan daerah. Dengan demikian, pembangunan tetap berjalan meski anggaran pemerintah terbatas.

“Dalam keadaan terbatas seperti ini, kita berkolaborasi dengan perusahaan-perusahaan. Bagaimana kita komunikasikan agar CSR mereka bisa melihat kebutuhan bersama, baik kepentingan perusahaan maupun masyarakat setempat,” jelasnya.

Bupati menegaskan bahwa kunci utama dalam mewujudkan Asta Cita di daerah adalah sinergi dan keterlibatan semua pihak, termasuk investor. Dengan kolaborasi, keterbatasan anggaran bukan menjadi pengghalang seutuhnya untuk pembangunan daerah. (din)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....