Tiga Kapal Pengangkut Sandar, Pertamina: Stok BBM di Sintang Aman

  • 25 Feb 2026 11:27 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Distribusi BBM ke wilayah hulu Kalimantan Barat mulai menunjukkan perkembangan positif. Hingga Senin, 23 Februari 2026, tiga kapal pengangkut berhasil merapat di Fuel Terminal (FT) Sintang. Kedatangan kapal-kapal ini menjadi bagian dari langkah percepatan penambahan pasokan, terutama setelah debit dan ketinggian air Sungai Melawi meningkat sejak Jumat, 20 Februari lalu, sehingga jalur sungai kembali memungkinkan untuk dilalui.

Beberapa kapal telah menuntaskan proses bongkar muat guna memperkuat ketersediaan stok di terminal. OB Neira lebih dulu menyelesaikan pembongkaran Pertalite. Selanjutnya, OB Kumai menurunkan muatan Biosolar dan Pertalite pada Minggu, 22 Februari. Sementara OB Goni merampungkan pembongkaran Pertalite pada Senin, 23 Februari. Secara keseluruhan, tambahan sekitar 4.500 kiloliter BBM masuk secara bertahap dan diharapkan mampu mempercepat pemulihan distribusi ke sejumlah SPBU yang sempat terdampak.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun, menyebut upaya percepatan dilakukan secara terencana untuk menjaga stabilitas pasokan. “Kami memastikan tambahan pasokan terus bergerak menuju Sintang untuk memperkuat stok dan mempercepat normalisasi distribusi. Koordinasi intensif bersama seluruh tim operasional dan pemangku kepentingan terus kami lakukan agar suplai tiba sesuai jadwal dan segera disalurkan ke SPBU prioritas,” ujarnya.

Sebelumnya, suplai BBM ke wilayah hulu juga diperkuat melalui pengiriman darat menggunakan mobil tangki dari Integrated Terminal Pontianak, saat jalur sungai belum sepenuhnya bisa dimanfaatkan. Kini, dengan kondisi air yang semakin membaik, distribusi melalui kapal kembali dioptimalkan. Selain itu, dermaga alternatif di Sanggau difungsikan untuk mempercepat proses alih muatan dari kapal ke mobil tangki, sehingga waktu distribusi bisa lebih singkat. Koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan mitra transportir pun terus dilakukan agar penyaluran berjalan lancar dan tepat sasaran. (dby)

Rekomendasi Berita