Pelaku UMKM Berbagi Inspirasi Melalui RRI
- 11 Feb 2026 16:25 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang - Dua pelaku UMKM berbagi inspirasi dalam program UMKM Bicara di Programa 1 RRI Sintang, Senin (10/2/2026). Dalam siaran tersebut, keduanya mengangkat tema bagaimana UMKM lokal mampu menjawab tren makanan sehat, nikmat, dan halal yang kini semakin diminati masyarakat. Kegiatan ini menjadi ruang edukasi sekaligus motivasi bagi para pelaku usaha agar tetap semangat menjalankan bisnis meski menghadapi berbagai tantangan.
Unik Rury Yuliawati, owner Kedai Oenix menuturkan bahwa ide usahanya berawal dari pengamatannya terhadap pasar di Sintang yang masih minim penjual makanan tradisional. Ia kemudian memberanikan diri menghadirkan makanan dan jamu tradisional khas Jawa. Ternyata, respons masyarakat sangat positif. Produk seperti jamu tradisional, nasi gudeg, aneka cemilan, hingga nasi jagung menjadi favorit pelanggan dan perlahan membangun loyalitas konsumen.
“Ternyata bukan hanya suku kami saja ni yang suka dan bisa untuk menikmati ternyata ada juga suku lain jadi alhamdulillahnya bisa diterima di masyarakat Sintang," katanya.
Untuk menjaga kualitas produknya, Unik sangat memperhatikan bahan baku. Selain membeli rempah dan bahan di pasar lokal, sebagian bahan jamu juga dikirim langsung oleh adik iparnya dari kebun di kampung. Ia menilai, konsistensi rasa dan kualitas menjadi kunci agar pelanggan tetap percaya.
“Jadi bahan baku yang ada di kebun. Biasanya kalau saya itu jahe sama kunyit itu minta kirim dari adek ipar jadi kalaupun di tempat adek ipar masih kosong kita ambil di pasar nah itu kita olah sendiri bang," ucapnya.
Sementara itu, Maimun, owner Kerupuk Ikan AA, menceritakan perjalanan usahanya yang berawal dari menjual ikan beku. Seiring waktu, ia melihat peluang untuk berinovasi dengan mengolah ikan menjadi produk bernilai tambah seperti kerupuk ikan. Kini, selain kerupuk ikan, ia juga memproduksi kerupuk basah, otak-otak, dan nugget ikan yang semuanya berbahan dasar ikan segar. Transformasi ini membuktikan bahwa keberanian berinovasi menjadi kunci berkembangnya UMKM.
Baik Unik maupun Maimun sepakat bahwa menjaga ke khasan produk adalah hal penting dalam bisnis kuliner. Mereka tetap berpegang pada takaran bahan dan racikan penyedap yang merupakan resep original milik sendiri. Konsistensi tersebut tidak hanya menjaga cita rasa, tetapi juga menjadi identitas usaha di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.
“Biasanya kan timbangannya kalau kerupuk basah kan satu ons ada satu ons setengah nanti kita jadikan satu ons nanti yang penting ndak merubah rasa, harga juga tetap. Dan Pasti tu bang cita rasa tetap nomor satu kita jaga," ujarnya.
Melalui UMKM Bicara, keduanya berharap para pelaku UMKM di Sintang tidak mudah menyerah menghadapi hambatan, baik dari segi modal, pemasaran, maupun persaingan usaha. Tren sehat, nikmat, dan halal justru menjadi peluang besar bagi UMKM lokal untuk terus berkembang. Dengan inovasi, konsistensi, dan semangat pantang menyerah, UMKM diyakini mampu menjadi penggerak ekonomi daerah sekaligus menjaga kekayaan kuliner lokal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....