Pemotongan Anggaran, Pemkab Sintang Perlu Perbaiki Arah Perencanaan
- 03 Feb 2026 11:56 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang- Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Kartiyus mengatakan, pemotongan anggaran oleh pemerintah pusat, mendorong Pemkab Sintang untuk memperbaiki kualitas perencanaan agar semakin terarah, kolektif, efektif dan prioritas.
“Untuk tahun perencanaan 2027, target capaian Indeks Infrastruktur Kabupaten Sintang ditetapkan pada angka: 56,26% dengan sasaran utama adalah meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastruktur, terutama yang menunjang konektivitas antardesa, pelayanan dasar masyarakat, dan penguatan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi loka,” kata Kartiyus Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) untuk Daerah Pemilihan (Dapil) 5 yang mencakup dua kecamatan yakni Kecamatan Ambalau dan Kecamatan Serawai di Gedung Serbaguna Kecamatan Serawai pada Senin, 2 Februari 2026 lalu.
Menurutnya, Musrenbang bukan sekadar forum rutinitas, tetapi ruang untuk menyamakan persepsi terhadap prioritas pembangunan daerah, menyeleksi usulan yang paling berdampak dan paling dibutuhkan masyarakat, menjamin integrasi antara perencanaan desa, kecamatan, dan kabupaten serta menghadirkan pembangunan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama pada sektor infrastruktur dasar, ekonomi rakyat, pendidikan, kesehatan, dan ketahanan lingkungan.
“Saya meminta seluruh pimpinan SKPD, Camat, Kepala Desa, Tokoh Masyarakat dan adat untuk memberikan masukan, data, dan pemetaan kebutuhan yang akurat. Setiap usulan harus berbasis kebutuhan nyata, hasil musyawarah desa, dan selaras dengan prioritas daerah,” pinta Kartiyus
Ia juga menyebut, wajib menyukseskan Prioritas Pembangunan Nasional seperti MBG, Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, Ketahanan Pangan dan Energi dan lain-lain. Sebab sasaran dari berbagai prioritas tersebut adalah Masyarakat Kabupaten Sintang.
“Selain itu saya perlu mengingatkan kepada para Camat untuk mengantisipasi potensi bencana. Bencana banjir saat musim hujan, dan bencana kebakaran hutan dan lahan saat musim kemarau. Perkuat kordinasi dengan semua pihak dan berdayakan masyarakat untuk tetap menjaga alam dan lingkungan di daerah masing-masing,” tandas Kartiyus. (rl/Fik)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....