Kasus Rabies Terdeteksi di Sintang, Pemerintah Lakukan Vaksinasi
- 02 Feb 2026 18:52 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang - Kasus rabies pada hewan anjing kembali ditemukan di wilayah Kabupaten Sintang. Berdasarkan hasil pemeriksaan, temuan kasus di dua desa dipastikan positif rabies, yakni Desa Sukajaya dan Desa Tempunak Kapuas. Menindaklanjuti temuan tersebut, Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Sintang melalui Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner segera melakukan langkah penanganan guna mencegah penyebaran penyakit rabies.
Kepala Puskesmas Hewan Kabupaten Sintang, Vicktor Vernandes, mengatakan kepastian kasus rabies tersebut diperoleh setelah dilakukan pemeriksaan terhadap sampel kepala anjing yang diduga terjangkit. Pemeriksaan dilakukan menyusul adanya laporan anjing yang menggigit warga di wilayah tersebut.
“Yang positif ada di dua desa, Desa Sukajaya dan Desa Tempunak Kapuas. Itu sudah positif. Kami sudah periksa kepalanya kemarin karena anjing tersebut sudah menggigit orang,” ujar Vicktor saat dikonfirmasi RRI melalui sambungan telepon, Senin, 2 Februari 2026.
Meski telah terjadi kasus gigitan, Vicktor memastikan hingga saat ini belum ada laporan korban meninggal dunia akibat rabies. Namun demikian, kewaspadaan tetap ditingkatkan mengingat rabies merupakan penyakit berbahaya yang dapat menular dari hewan ke manusia melalui gigitan.
Sebagai langkah antisipasi, Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Sintang melalui Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner langsung melaksanakan vaksinasi rabies terhadap anjing di wilayah sekitar lokasi temuan kasus. Vaksinasi dilakukan di Desa Sukajaya, Desa Pauh Benua, dan Desa Kunyai.
“Tiga desa itu langsung kami vaksin, Desa Sukajaya, Desa Pauh Benua, dan Desa Kunyai. Karena wilayahnya berderet, jadi langsung kami lakukan vaksinasi,” jelasnya.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, segera melaporkan apabila terjadi kasus gigitan anjing, serta memastikan hewan peliharaan mendapatkan vaksinasi rabies secara rutin sebagai upaya pencegahan penyebaran penyakit rabies di Kabupaten Sintang. (dby)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....