Botuh Jato Pesona Surga Bebatuan di Aliran Sungai
- 29 Jan 2026 23:50 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sekadau - Riam Botuh Jato merupakan salah satu destinasi wisata alam yang menarik untuk dikunjungi. Botuh Jato merupakan sebutan dengan bahasa daerah setempat yang artinya batu jatuh. Tempat wisata ini menyuguhkan keindahan riam dengan aliran air yang jernih dan alami. Air sungainya begitu bening hingga dasar sungai dapat terlihat dengan jelas menambah daya tarik tersendiri bagi para pengunjung yang datang. Berada di Desa Pantok, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau. Untuk datang ke lokasi tempat wisata ini membutuhkan waktu 1 jam 30 menit dengan jarak lebih kurang 52 km dari Kota Sekadau. Tempat wisata batu jatuh ini memiliki infrastruktur jalan yang bagus dan terawat.
Keindahan Riam Botuh Jato semakin lengkap dengan aliran sungai yang dipenuhi bebatuan besar. Susunan batu-batu tersebut membuat aliran air terlihat mengalir indah dan menenangkan. Suara gemericik air yang menghantam bebatuan menciptakan suasana alam yang asri dan cocok untuk melepas penat dari kesibukan sehari-hari. Di sekitar riam, pengunjung akan disambut oleh suasana hutan yang masih rindang. Pepohonan yang tumbuh rapat memberikan keteduhan alami serta udara yang sejuk dan segar. Lingkungan yang masih terjaga ini membuat Riam Botuh Jato terasa nyaman untuk dikunjungi bersama keluarga maupun rombongan.
Untuk menikmati keindahan Riam Botuh Jato, pengunjung hanya perlu membayar tiket masuk sebesar Rp5.000 per orang. Harga yang terjangkau ini membuat tempat wisata tersebut dapat dinikmati oleh berbagai kalangan masyarakat. Dengan biaya yang relatif murah, pengunjung sudah dapat menikmati pesona alam yang luar biasa.
Ibu Klipun mengatakan setiap weekend pengunjung ramai datang. Penjaga tiket pintu masuk yang sudah dipercayakan desa selama 5 tahun ini mengatakan ramai di hari minggu biasanya mencapai 130an pengunjung namun hari besar seperti tanggal 1 januari paling ramai pernah mencapai 6000an orang dalam sehari sampai-sampai pengunjung susah dapat tempat lagi untuk bersantai di area botuh jato ini.
“Nyetornya aku ke Bumdes, nanti kalau dah banyak malas ku megangnya lansung jak ku setorkan ke mereka. Ada mereka yang ngurusnya bagiannya," katanya.
Selain keindahan alamnya, Riam Botuh Jato juga dilengkapi dengan fasilitas pendukung. Tersedia WC atau toilet umum yang dapat digunakan oleh pengunjung. Tulisan-tulisan peringatan hati-hati tergelincir, titik kumpul dan jalur evakuasi juga tersedia seakan mengingatkan agar selalu waspada terhadap bahaya yang bisa terjadi kapan saja. Di sekitar lokasi juga banyak terdapat warung yang menjual makanan dan minuman instan, sehingga pengunjung tidak kesulitan memenuhi kebutuhan selama berada di area wisata.
Lingkungan di sekitar Riam Botuh Jato terjaga dengan cukup baik dan bersih. Udara yang segar serta suasana yang tenang menjadi nilai tambah bagi wisatawan. Kebersihan kawasan wisata ini membuat pengunjung merasa nyaman untuk berlama-lama menikmati keindahan alam.
Ibu Ani seorang pemilik salah satu warung di wisata riam botuh jato mengatakan tidak ada petugas yang ditugaskan khusus untuk membersihkan tempat wisata ini namun lingkungan disana terlihat terjaga kebersihannya karena lingkungan tempat wisata ini dijaga oleh masing-masing pemilik warung.
“Kalau kebersihan tu masing-masing di tempat kita gitu lah. Soalnya kalau orang bibik tu ndak tau kalo orang kampung," ucapnya.
Menariknya, Riam Botuh Jato juga dapat dijadikan lokasi untuk bermalam dengan cara berkemah. Hal ini seperti yang dilakukan oleh rombongan tim penulis yang berkunjung pada Sabtu, 24 Januari 2026 dan bermalam hingga Minggu, 25 Januari 2026. Dengan membawa tenda sendiri, suasana malam di tengah alam yang tenang memberikan pengalaman wisata yang berkesan dan tak terlupakan. (RMD)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....