Potensi Jambu Kristal Mengkurai, Peluang Pertanian Lokal Sintang
- 27 Jan 2026 11:14 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang – Kabupaten Sintang yang berada di wilayah timur Kalimantan Barat terus menunjukkan geliat pengembangan potensi buah lokal. Salah satunya melalui budidaya jambu kristal yang mulai dikembangkan oleh petani di Kelurahan Mengkurai, Kecamatan Sintang.
Komoditas ini dinilai memiliki prospek yang menjanjikan, baik dari sisi produktivitas maupun nilai ekonominya. Ajung, petani lokal Kelurahan Mengkurai, mengungkapkan ia telah mengembangkan perkebunan jambu kristal sejak lebih dari tiga tahun lalu.
Buah jambu kristal dikenal memiliki tekstur renyah, rasa manis, dan daging buah yang empuk, sehingga digemari masyarakat dan cocok dikonsumsi langsung maupun diolah menjadi rujak.
“Di kebun kita ada tanam buah jambu kristal atau jambu apel. Rasanya empuk, renyah, dan manis, jadi enak juga untuk dirujak,” ujar Ajung, Selasa, 27 Januari 2026.
Awalnya, Ajung menanam sekitar 100 batang jambu kristal. Namun, akibat beberapa tanaman yang mati, saat ini tersisa sekitar 50 batang. Meski demikian, ia berencana melakukan penanaman ulang untuk menambah jumlah tanaman dan memperluas kebun.
Keunggulan jambu kristal terletak pada masa panennya yang relatif cepat dan berkelanjutan. Ajung menjelaskan, tanaman jambu kristal miliknya sudah mulai berbuah sejak usia tanam 8 hingga 9 bulan, serta mampu berproduksi secara terus-menerus tanpa jeda panjang.
“Kalau jambu ini cepat panennya dan berkontinyu. Satu pohon berbuah, kita petik, lalu berbunga dan berbuah lagi. Dalam satu minggu, kita bisa panen 20 kilogram buag. Jambu tersebut dijual ke agen dengan harga rata-rata Rp15.000 per kilogram, meskipun harga dapat mengalami fluktuasi mengikuti kondisi pasar," ucapnya.
Meski memiliki potensi yang besar, Ajung mengakui budidaya jambu kristal tidak lepas dari berbagai tantangan, terutama serangan hama tanaman. Namun, dengan kemauan dan ketekunan dalam perawatan, ia optimistis perkebunan jambu kristal dapat terus berkembang.
“Yang penting ada kemauan dan semangat untuk mengurusnya. Kita harus tunjukkan kalau di Sintang ini punya perkebunan jambu kristal,” katanya.
Kedepan, Ajung berharap adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, agar pengembangan jambu kristal dapat lebih optimal. Ia juga berharap kebun jambu kristalnya dapat menjadi daya tarik bagi masyarakat, sekaligus membuka peluang agrowisata dan meningkatkan perekonomian lokal.
Dengan potensi lahan yang luas dan kondisi alam yang mendukung, pengembangan jambu kristal di Kabupaten Sintang dinilai dapat menjadi salah satu alternatif unggulan sektor pertanian, sekaligus memperkaya ragam buah lokal Kalimantan Barat. (Sta)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....