Bhayangkari Ranting Sintang Kota Gelar Pertemuan Rutin

  • 26 Jan 2026 15:23 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID., Sintang – Bhayangkari Ranting Sintang Kota menggelar pertemuan rutin pada Sabtu, 24 Januari 2026, di Polsek Sintang Kota, Jalan Wirapati, Kelurahan Kapuas Kanan Hulu, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang. Pertemuan rutin tersebut diikuti oleh seluruh anggota Bhayangkari Ranting Sintang Kota.

Pertemuan diisi dengan dua agenda utama, salah satunya penyampaian materi motivasi bagi ibu-ibu Bhayangkari Ranting Sintang Kota. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kebersamaan sekaligus memberikan pembekalan mental dan emosional bagi para anggota.

Acara diawali dengan pertemuan internal, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi motivasi bertema Ibu dan Cinta yang Tak Pernah Libur oleh Dewi Suryati, S.Pd.I., M.E., yang juga memiliki sertifikasi Certified Mental Health Counseling Specialist (CMHCS). Selain Motivator Ia juga seorang penulis dan penyiar di RRI Sintang.

Dalam pemaparannya, ia menjelaskan tentang makna cinta serta beberapa kesalahan yang kerap dilakukan ibu sehingga dapat memicu stres, seperti perfeksionis berlebihan, overthinking, kurangnya batasan diri, membandingkan diri dengan orang lain, serta kurang bersyukur. Ia juga menyampaikan langkah yang dapat dilakukan agar cinta tetap bersemi, di antaranya memprioritaskan perawatan diri, mempraktikkan rasa syukur, membangun komunikasi terbuka, dan saling berbagi selagi ada kesempatan.

Ketua Bhayangkari Ranting Sintang Kota, Ny. Lili Heru Woldy, menyampaikan, “Yang terpenting dari materi Ibu dan Cinta yang Tak Pernah Libur adalah bagaimana kita dapat menjaga kesehatan mental, karena dengan mental yang sehat kita dapat memberikan pengaruh besar dalam hidup dan bermanfaat bagi orang lain.”

Salah satu anggota Bhayangkari Ranting Sintang Kota, Ny. Ista Durrohman, menyampaikan kesannya setelah mengikuti kegiatan tersebut. “Saya menjadi lebih termotivasi untuk menghargai waktu di balik rutinitas yang melelahkan, karena ternyata ada cinta yang luar biasa tanpa mengharapkan imbalan, serta lebih menghargai pasangan dengan segala kelebihan dan kekurangannya,”. Ia juga berharap motivasi yang diperoleh dapat benar-benar mengubah sikap dan perbuatan menjadi pribadi yang lebih peduli, sabar, dan lebih baik ke depannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....