Riset Terhadap Bisco, Cegah Stunting Itu Penting

  • 24 Jan 2026 00:11 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Riset terhadap produk Biskuit Cana Omega (Bisco) dari Semesta Sintang Lestari (SSL) saat ini sedang berlansung dari 13 Januari 2026 hingga bulan april 2026 nanti. Walau secara teoritis Bisco ini sudah teruji kandungan gizinya baik untuk pemenuhan gizi anak, riset tersebut dilakukan untuk menguji dampaknya kepada anak yang mengkonsumsinya. Riset ini dilakukan dengan kolaborasi antara PT. SSL, Dinas Kesehatan, DKBP3A, STIKARA dan Puskesmas Tanjung Puri Sintang

Kepala Puskesmas Tanjung Puri Sintang dr. Andar Jimmy Pintabar mengatakan riset ini perlu dilakukan agar ada data berupa karya ilmiah agar mudah dalam mempromosikan produk ini kepada instansi hingga khalayak yang nantinya bisa tertarik menggunakannya. Hal tersebut dikatakannya saat siaran Cegah Stunting Itu Penting di studio Pro 1 RRI Sintang dalam Program Indonesia Sehat. Jumat, 23 Januari 2026.

“Untuk membuktikan bahwa bisco ini. kan udah di teliti kandungan proteinnya sekian tapi dampaknya terhadap anak itu perlu kita jadikan data ilmiah”. Katanya.

Ia mencontohkan saat PJ Gubernur kala itu datang berkunjung ke Semesta Sintang Lestari juga mempertanyakan benarkah produk ini ada efeknya bagi balita. Berkaca dari hal tersebut dr Andar mengajak untuk bisa dilakukan riset terhadap produk biskuit yang merupakan makanan tambahan pada bayi ini.

Senada Milavenia Puparini CEO Semesta Sintang Lestari juga mangatakan bahwa walau sudah terbukti kandungan Bisco ini tentu juga perlu pembuktian bahwa ketika balita mengkonsumsi produk ini ada efek lansung yang dirasakan.

“Sebenarnya ketemu sama dr Andar itu udah dari tahun 2024 lalu, cuman baru terwujudnya melakukan riset ini baru november 2025 ini, jadi kayak ketunda setahun gitu”.Katanya.

Meski prevalensi angka stunting di Kabupaten Sintang naik dalam 2 tahun terakhir mencapai 31 persen namun jumlah anak yang terindikasi stunting di wilayah kerja puskesmas tanjung puri turun hingga 10 persen. Angka tersebut menurut dr Andar jauh dibawah angka kasus stunting Kabupaten Sintang. Ia berharap dengan adanya kerjasama antara puskesmas tanjung puri Sintang dengan Semesta Sintang Lestari (SSL) ini bisa lebih menurunkan lagi angka kasus stunting di wilayah kerjanya.RMD

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....