Siswa MTsN Sintang Raih Penghargaan Resensi Buku Terbaik
- 12 Mar 2026 04:44 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang – Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 1 Sintang, memberikan penghargaan kepada Siswa dengan Resensi Buku Terbaik pada kegiatan Pembelajaran Literasi dan Tadabbur Al-Qur’an (PELITA), kegiatan yang bekerjasama dengan Dinas Perpustakaan Daerah dan kearsipan Kabupaten Sintang. Apresiasi ini diberikan sebagai upaya menumbuhkan budaya literasi religius dan kecintaan peserta didik terhadap Al-Qur’an dan buku bacaan bermutu.
Penghargaan diberikan saat acara penutupan rangkaian kegiatan Festival Ramadhan 1447 Hijriah di Halaman MTs Negeri 1 Sintang, Rabu, 11 Maret 2026. Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sintang, Kasi Pendidkan Madrasah, dan Pengawas Madrasah.
Selain itu juga dilakukan pembagian bingkisan tali asih yang bersumber dari program Siswa Berbagi Seribu (Sibasebu), kepada 80 siswa yang berhak menerimanya sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas sosial.
Acara penutupan diawali dengan Khataman Al-Qur’an sebagai kegiatan penutup dari kegiatan Tahtimul Qur'an, yaitu menghatamkan Al-Qur'an 30 juz yang telah dilakukan peserta didik selama bulan Ramadhan.

Kepala MTs Negeri 1 Sintang, Sutardi, Menyampaikan rasa syukurnya bahwa 10 agenda Festival Ramadhan di MTs Negeri 1 Sintang dapat terlaksana dengan baik.
"Penutupan Festival Ramadhan ini menutup 10 rangkaian kegiatan selama Ramadhan di Madrasah, mulai dari Tarhib Ramadhan, Karim (Kokurikuler Karakter dan Ibadah Mandiri), Kurma (Kuliah dan Re-motivasi Amaliah Ramadhan), Pelita (Pembelajaran Literasi dan Tadabur Al-Qur'an), Gema Tahtim (Gerakan Madrasah Tahtimul Qur'an), Prisma (Pesantren Ramadhan Intensif Siswa Madrasah), Sibasebu (Siswa Berbagi Seribu), Batara (Berbagi Takjil Ramadhan), Istighosah Kelas IX, dan Ifthar Jama'i)," kata Sutardi.
Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sintang, Hasib Arista. Dalam tausiyahnya menyampaikan pesan mendalam bahwa Ramadhan bukanlah akhir dari setiap rangkaian ibadah, tetapi merupakan awal permulaan untuk meningkatkan amal sholeh yang pernah dilaksanakan di bulan Ramadhan untuk bisa diaplikasikan di dalam kehidupan sehari-hari.
“Bulan Ramadhan merupakan bulan tarbiyah, di mana seluruh umat Muslim, termasuk warga madrasah, dididik untuk semakin mengenal Al-Qur’an, memperbaiki akhlak, serta meningkatkan kualitas ibadah. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat melekat dan menjadi kebiasaan positif dalam kehidupan peserta didik setelah Ramadhan berakhir,” kata Hasib Arista. (ril/Tin)