Agama Tidak Mempersulit Umat Beribadah
- 28 Feb 2026 08:17 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang- Kultum Ramadan yang digelar di Masjid Darul Ulum Baning Kota, Sintang, Jumat, 27 Februari 2026, bertepatan dengan 9 Ramadan 1447 Hijriah, dihadiri puluhan jamaah dan disampaikan oleh H. Romli, sebelum salat tarawih dimulai. Suasana masjid tampak khidmat saat para jamaah menyimak tausiah yang menyampaikan prinsip bahwa agama tidak mempersulit umat beribadah.
H. Romli mengawali tausyiahnya dengan menjelaskan, misalnya salat tarawih di rumah tidak apa-apa jika dilaksanakan sesuai tuntunan. Hal itu ditegaskan sebagai bagian dari kemudahan yang diberikan Islam kepada umatnya dalam beribadah.
| Baca juga: Jamaah Tarawih di Masjid Al Amin Membludak |
Kemudian H. Romli menyampaikan bahwa apabila witir hendak ditunda hingga akhir malam, itu juga diperbolehkan dan tidak harus dirangkai dengan salat tarawih. “Prinsipnya agama itu tidak sulit, jangan kita mempersulit ibadah yang sudah Allah mudahkan,” ujarnya.
Menurutnya, jika ingin melaksanakan qiyamul lail terlebih dahulu di rumah, kemudian menutupnya dengan salat witir, itu diperbolehkan selama syarat dan rukunnya terpenuhi.
Ia juga menegaskan bahwa hakikat salat adalah doa dan bentuk komunikasi antara hamba dengan Allah SWT. Karena itu, memahami arti dan makna setiap bacaan salat sangat penting agar kekhusyukan dapat benar-benar dirasakan.
H. Romli menambahkan, masih banyak umat Islam yang belum memahami arti bacaan salat, padahal seluruh rangkaian bacaan tersebut berisi doa. Dengan memahami maknanya, termasuk dalam salat Subuh atau salat fajar, diharapkan ibadah menjadi lebih khusyuk dan penuh penghayatan.
Windri, warga Gang Perjuangan, mengatakan, “Alhamdulillah bisa salat tarawih di masjid, bertemu dengan ibu-ibu lainnya dan tetangga sekaligus mendapat ilmu.” Ia juga berharap semoga dapat menjalankan ibadah Ramadan tahun ini lebih baik dan penuh keberkahan.
Terakhir, H. Romli berpesan agar di bulan Ramadan umat Islam memperbanyak doa. Dalam kitab Bulugul Marom disebutkan sejumlah hadis yang menjadi pedoman umat Islam dalam beribadah, termasuk anjuran memperbanyak doa di bulan suci Ramadan. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menganjurkan membaca doa, “Allahumma innaka tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni,” sebagai bentuk permohonan ampun kepada Allah SWT.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....