Ramadan Menjadi Ruang Pembeda antara Haq dan Batil

  • 25 Feb 2026 22:19 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Kasi Bimas Islam Kemenag Sintang, Nijo, menyampaikan kajian Ramadan usai salat Zuhur di Surau Al Ikhlas Kemenag Sintang, Rabu 25 Februari 2025. Ia mengajak untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum meningkatkan kualitas iman dan amal.

Mengutip firman Allah SWT tentang Ramadan sebagai bulan diturunkannya Al-Qur’an, ia menegaskan bahwa Al-Qur’an adalah furqan atau pembeda antara yang haq dan yang batil. “Furqan itu adalah pembeda antara yang haq dan yang batil,” ujarnya.

Menurut Nijo, perbedaan adalah sunnatullah dalam kehidupan. Karena itu, Ramadan harus menjadi ruang menghadirkan pembeda dalam sikap dan perilaku, terlebih saat seluruh umat menjalankan puasa. “Mari jadikan Ramadan sebagai sarana meraih kemuliaan di hadapan Allah SWT,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pembeda yang dimaksud bukan sekadar tampak secara lahiriah, tetapi tercermin dari peningkatan kualitas ibadah, kedisiplinan, serta kepedulian sosial selama bulan suci. “Puasa, menjadi latihan spiritual untuk membentuk pribadi yang lebih bertakwa dan berintegritas,” katanya.

Nijo mengajak menjadikan Ramadan sebagai titik balik perbaikan diri. Dengan memaksimalkan ibadah dan memperbanyak amal kebaikan. “Semoga setiap pribadi mampu menghadirkan perbedaan positif yang bernilai di hadapan Allah SWT, baik di dunia maupun di akhirat,” tutupnya. (ril/din)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....