Disperindagkop Sintang Dukung Transaksi Non Tunai di UMKM
- 24 Feb 2026 13:43 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang – Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) dan UKM Kabupaten Sintang memberikan apresiasi atas terselenggaranya launching pembayaran belanja menggunakan QRIS di kantin Ramadan halaman Masjid Al Amin Sintang, Senin, 23 Februari 2026.
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) dan UKM Kabupaten Sintang, Subendi melalui Sekretaris Disperindagkop Ida Meilyyani mengatakan program ini memberikan kemudahan kepada pedagang dan pembeli dalam pembayaran, selain itu pembelian dalam jumlah banyak mendapatkan bonus berupa paket sembako dari BRI Cabang Sintang. Pelaku UMKM Sintang memproduksikan kuliner dengan berbagai varian.
“Ini sangat bagus, memberikan bonus kepada pembeli takjil dan memudahkan pembeli dalan bertransaksi,” kata Ida Meilyyani.
Selain itu, Sekretaris Disperindagkop Ida Meilyyani menilai penggunaan QRIS turut membantu pelaku UMKM dalam pencatatan transaksi yang lebih rapi dan transparan. Dengan sistem pembayaran digital, pedagang dapat memantau omzet harian secara lebih akurat sehingga memudahkan dalam perencanaan usaha serta pengelolaan keuangan.
Pemerintah daerah melalui Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Sintang juga berharap program ini dapat menjadi momentum peningkatan literasi keuangan digital bagi masyarakat. Edukasi penggunaan QRIS tidak hanya menyasar pedagang, tetapi juga pembeli agar semakin terbiasa melakukan transaksi non-tunai yang cepat dan aman di ruang publik seperti Masjid Al Amin Jalan Lintas Melawi Sintang.
Sementara itu, dukungan dari Bank Rakyat Indonesia Cabang Sintang dinilai memberikan nilai tambah bagi kegiatan ekonomi Ramadan tahun ini. Program bonus paket sembako bagi pembeli dalam jumlah tertentu menjadi stimulus positif yang tidak hanya menarik minat masyarakat, tetapi juga membantu meningkatkan daya beli sekaligus perputaran ekonomi lokal.
Melalui kolaborasi lintas sektor ini, pemerintah daerah optimistis ekosistem ekonomi digital akan semakin berkembang di Kabupaten Sintang. Program inovatif seperti kantin Ramadan berbasis QRIS diharapkan dapat direplikasi pada kegiatan masyarakat lainnya, sehingga UMKM lokal semakin adaptif, kompetitif, dan mampu berkembang secara berkelanjutan di era digital. (Tin)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....