Bulog Sintang Pastikan Stok Aman Selama Ramadan 1447 Hijriah

  • 15 Feb 2026 10:09 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang – Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 H/2026 M, Perum Bulog Cabang Sintang memastikan ketersediaan bahan pangan di gudang Bulog mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Sintang dan Melawi hingga Hari Raya Idulfitri.

Kepala Perum Bulog Cabang Sintang, Ahmad Aminudin mengatakan, pihaknya telah menyiapkan stok beras, minyak goreng dan gula pasir dalam jumlah yang aman.

“Untuk ketersediaan stok, untuk beras PSO-nya itu saat ini stok kita ada sekitar 500-an ton, dan kita juga masih ada dalam perjalanan itu sekitar 1.000 ton,” ujar Amin, Minggu, 13 Februari 2026.

Amin menjelaskan, jumlah tersebut akan terus bertambah secara bertahap menyesuaikan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Sintang dan Melawi. Selain itu, Perum Bulog Cabang Sintang juga telah merencanakan tambahan pasokan dari sejumlah daerah di Indonesia.

“Ke depannya kita juga sudah merencanakan akan mendapatkan kiriman dari DKI, ada juga dari Sulawesi dan ada juga dari Jogjakarta. Untuk jumlahnya itu perkiraan masih ada 4.925 ton yang belum diambil,” katanya.

Selain beras, Perum Bulog Cabang Sintang juga memastikan ketersediaan komoditas lainnya seperti minyak goreng dan gula pasir dalam kondisi aman.

“Untuk stok minyak goreng dan gula pasir saya rasa cukup ya. Saat ini kita sudah ada stok minyak goreng 21.456 liter dan rencana akan ambil lagi 27.000 liter. Jadi insya Allah untuk kebutuhan kita cukup. Sedangkan untuk gula pasir stok kita sudah ada 6.680 kilogram dan kalau memang dibutuhkan nanti kita juga sudah merencanakan untuk pembelian lagi,” ucapnya.

Dengan ketersediaan stok yang memadai tersebut, Bulog mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Menurutnya, aksi borong atau panic buying justru dapat memicu kenaikan harga di pasaran dan berdampak pada inflasi daerah.

Lebih lanjut, Perum Bulog Cabang Sintang berkomitmen terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Bulan Suci Ramadan hingga Idulfitri dengan aman dan nyaman. (Sta)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....