Sejarah,Tema dan Visi Misi Hari Pers Nasional
- 31 Jan 2025 22:49 WIB
- Sintang
KBRN,Sintang : Pada 9 Februari mendatang Anda akan memperingati peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang merupakan peringatan berdirinya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada tanggal 9 Februari 1946 silam.
Penetapan Hari Pers Nasional ini berdasarkan Keputusan Presiden (Kepres) RI Nomor 5 Tahun 1985.
Seperti dilansir laman resmi PWI,tema peringatan Hari Pers Nasional 2025 adalah "Pers Mengawal Ketahanan Pangan untuk Kemandirian Bangsa."Bersama tema ini juga diusung slogan tambahan, yaitu "Kalsel Gerbang Logistik Kalimantan."
Mengutip dari laman resmi PWI, Hari Pers Nasional pertama kali dibahas dan menjadi salah satu hasil dari Kongres PWI ke-28 yang berlangsung di Padang pada tahun 1978
Berikut kami sajikan sekilas Sejarah Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) adalah organisasi wartawan pertama di Indonesia.
PWI berdiri pada 9 Februari 1946 di Surakarta,tanggal tersebut juga disebut sebagai Hari Pers Nasional.
Dengan lahirnya PWI, wartawan Indonesia menjadi tangguh untuk tampil sebagai ujung tombak perjuangan Indonesia dalam menentang kembalinya kolonialisme dan negara lain yang ingin meruntuhkan RI.
Organisasi PWI lahir mendahului SPS (Serikat Penerbit Suratkabar). Aspirasi perjuangan kewartawanan Indonesia yang melahirkan PWI juga yang melahirkan SPS, empat bulan kemudian yakni pada Juni 1946.
PWI menjadi wadah para wartawan untuk memperjuangkan bangsa lewat tulisan.
Sejauh ini, sebagaimana para jurnalis Indonesia di masa penggalangan kesadaran bangsa, para wartawan dari generasi 1945 yang masih aktif tetap menjalankan profesinya dengan semangat mengutamakan perjuangan bangsa, kendati ada kendala menghadang kiprahnya.
PWI sendiri mempunyai keanggotaan yang berasal dari seluruh Indonesia,berikut kami sajikan Visi dan Misi PWI cek selengkapnya:
VISI : Menjadikan PWI organisasi profesional dan bermartabat di era transformasi lanskap media dengan spirit kebangsaan, kebebasan, dan kreativitas digital.
MISI : Menjadikan PWI organisasi profesional dan bermartabat di era transformasi lanskap media dengan spirit kebangsaan, kebebasan, dan kreativitas digital.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....