Fakta Menarik Kode Telepon +62 Milik Indonesia

  • 19 Jun 2025 07:01 WIB
  •  Sintang

KBRN, Sintang: Bagi masyarakat Indonesia, kode telepon internasional +62 tentu sudah sangat familiar. Tak hanya digunakan dalam komunikasi lintas negara, kode ini juga sering dipakai sebagai identitas tidak resmi untuk menyebut warga Indonesia di media sosial. Istilah populer seperti “Warga +62” sering digunakan secara jenaka untuk menyoroti tingkah laku khas netizen Indonesia.

Kode nomor telepon internasional seperti +62 ditetapkan oleh badan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bernama International Telecommunication Union (ITU). ITU bertugas mengatur jaringan komunikasi global agar negara-negara di dunia bisa saling terhubung dengan mudah dan tertib. Salah satu bentuk pengaturannya adalah dengan membagi dunia ke dalam zona-zona telekomunikasi. Total ada 9 zona nomor telepon internasional yang telah ditetapkan, yaitu:

• Zona 1: Amerika Utara dan Amerika Tengah

• Zona 2: Afrika

• Zona 3: Eropa

• Zona 4: Eropa

• Zona 5: Amerika Selatan

• Zona 6: Oseania dan Asia Tenggara

• Zona 7: Rusia dan sekitarnya

• Zona 8: Asia Timur

• Zona 9: Asia Barat dan Timur Tengah

Indonesia termasuk dalam Zona 6, bersama negara-negara di kawasan Asia Tenggara dan Oseania. Karena itu, semua negara dalam zona ini menggunakan kode awalan +6. Beberapa negara lainnya yang memiliki awalan +6 antara lain Malaysia (+60), Australia (+61), Filipina (+63), Selandia Baru (+64), Singapura (+65), dan Thailand (+66).

Perlu diketahui bahwa tanda “+” di depan angka sangat penting karena menunjukkan bahwa angka tersebut adalah kode negara untuk komunikasi internasional. Tanpa tanda ini, angka 62 hanya dianggap sebagai angka biasa, bukan kode negara. Saat melakukan panggilan internasional, kita harus menuliskan tanda + diikuti kode negara tujuan, bukan angka 0 yang biasanya hanya berlaku untuk kode area lokal di Indonesia.

Itulah asal-usul dan arti dari kode +62 yang menjadi identitas telepon internasional Indonesia. Kini, setiap kali melihat atau menyebut “+62”, kita tak hanya melihat deretan angka, tapi juga bagian dari sistem komunikasi global dan identitas unik bangsa Indonesia di dunia digital. (Lin)

Referensi:

https://www.detik.com/jabar/berita/d-6932427/asal-usul-dan-arti-62-kode-nomor-telepon-indonesia

https://www.tempo.co/digital/ini-alasan-indonesia-menggunakan-kode-telepon-62-1514

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....