Variasi Nasi Kuning Dari Berbagai Daerah di Indonesia

  • 22 Sep 2024 16:11 WIB
  •  Sintang

KBRN, Sintang: Indonesia kaya akan ragam kuliner, salah satunya adalah nasi kuning yang menjadi hidangan ikonik di berbagai daerah. Setiap wilayah memiliki keunikan dalam menyajikan nasi kuning, mulai dari lauk pendamping hingga cara penyajiannya. Berikut ini adalah variasi nasi kuning dari beberapa daerah di Indonesia yang menggambarkan kekayaan cita rasa Nusantara dirangkum dari goodnewsfromindonesia.id/infografik:


1. Nasi Kuning Solo

Nasi kuning dari Solo sangat populer di Pulau Jawa dan sering disajikan pada acara hajatan, syukuran, atau dijadikan tumpeng. Hidangan ini dilengkapi dengan lauk yang beragam seperti ayam goreng, urap, perkedel kentang, orek tempe, telur dadar iris dan kentang ati. Keanekaragaman lauk yang mendampingi nasi kuning Solo menjadikannya kaya akan tekstur dan cita rasa yang seimbang, baik gurih maupun manis.


2. Nasi Kuning Manado

Di Manado, nasi kuning disajikan dengan cita rasa khas Sulawesi Utara. Lauk-lauknya terdiri dari ikan cakalang, kering talas atau ubi, sambal, telur rebus, dan bihun. Yang membedakannya adalah penggunaan daun woka atau daun lontar sebagai pembungkus, memberikan aroma khas yang unik. Saat memasak, nasi kuning Manado diberi tambahan daun pandan untuk menghasilkan aroma yang lebih harum dan menggugah selera.


3. Nasi Kuning Gorontalo

Nasi kuning Gorontalo memiliki tampilan yang lebih cerah dibandingkan dengan daerah lainnya. Keunikan dari nasi kuning ini terletak pada penyajian bersama sup kaldu ayam, menciptakan perpaduan rasa yang gurih dan lezat. Lauk yang mendampinginya antara lain ayam suwir, bihun dengan campuran ikan suwir, dan telur dadar iris. Kombinasi nasi dengan sup membuatnya terasa lebih kaya dan berisi, cocok disantap dalam suasana hangat bersama keluarga.


4. Nasi Kuning Banjarmasin

Nasi kuning khas Banjarmasin, atau lebih dikenal dengan nasi kuning Baniar, menggunakan bumbu yang relatif sederhana. Warna kuning dihasilkan dari kunyit, sementara aroma sedap berasal dari daun pandan. Lauk pendampingnya biasanya adalah masak habang, yaitu ayam, ikan, atau telur rebus yang dimasak dengan bumbu merah. Ada juga tambahan kering talas atau ubi yang memberikan tekstur renyah sebagai pelengkap.


5. Nasi Kuning Makassar

Nasi kuning Makassar memiliki ciri khas berupa tambahan sayur labu atau sayur nangka sebagai pendamping, meski beberapa versi tidak menyertakannya. Lauk yang menyertai cukup beragam, seperti telur pindang, empal, paru goreng, abon ikan, dan kering kentang. Kombinasi lauk yang bervariasi ini menjadikan nasi kuning Makassar sebagai hidangan yang kaya rasa dan sangat menggugah selera.


Nasi kuning adalah simbol kekayaan kuliner Indonesia yang merepresentasikan keragaman budaya dan rasa di setiap daerah. Dari Solo hingga Makassar, setiap versi nasi kuning memiliki ciri khas tersendiri, baik dari segi lauk, bumbu, maupun cara penyajiannya. Hidangan ini bukan hanya memanjakan lidah, tetapi juga sering dihadirkan dalam momen-momen istimewa, menjadikannya bagian tak terpisahkan dari tradisi dan perayaan Nusantara.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....