Beragam Jenis Cabai dan Sensasi Pedasnya

  • 10 Feb 2024 10:20 WIB
  •  Sintang

KBRN, Sintang: Saat ini, dunia kuliner semakin berkembang dan semakin banyak variasi rasa dan aroma yang dapat dinikmati. Salah satu bahan makanan yang memiliki peran penting dalam memperkaya cita rasa masakan adalah cabe. Cabe bukan hanya sekadar penyedap, tetapi juga memberikan dimensi baru dalam pengalaman kuliner kita. Berikut macam-macam cabe, dilansir dari beberapa sumber:

1. Cabai Rawit

Cabai rawit merupakan salah satu jenis-jenis cabai yang paling banyak ditemukan di Indonesia. Ungkapan “kecil-kecil cabai rawit” sepertinya sangat pas untuk menggambarkan sifat jenis cabai berukuran keci satu ini karena memang cabai rawit mempunyai rasa paling pedas dibandingkan dua jenis cabai merah lainnya.

Ciri khas cabai ini yaitu buahnya tumbuh menjulang menghadap ke atas. Saat cabai ini muda, warna buahnya hijau kecil dan jika telah masak berwarna merah tua. Ada dua jenis cabai rawit yang biasa ditemukan, yaitu cabai rawit merah dan cabai rawit hijau.

Cabai rawit merah mempunyai rasa pedas yang cukup tajam. Bahkan, cabai rawit merah sering disebut sebagai jenis cabai dengan tingkat kepedasan yang tinggi. Sementara jenis cabai rawit hijau sebenarnya bukan cabai rawit yang belum matang. Namun, merupakan jenis cabai tersendiri.

Jenis cabai ini berbentuk kecil dan berwarna hijau agak tua, dibandingkan dengan cabai rawit merah, rasanya tidak terlalu pedas. Cabai rawit hijau akan berubah menjadi coklat ketika dimasak. Cabai rawit jenis ini kerap digunakan sebagai pelengkap gorengan maupun sebagai bahan pelengkap acar.

2. Cabe keriting

Sesuai namanya, jenis-jenis cabe ini memiliki bentuk panjang dan keriting. Ukurannya panjang dan lancip dengan diameter yang lebih kecil dibanding cabai merah besar. Sama dengan cabe besar, jenis-jenis cabe ini juga dibagi menjadi cabe keriting merah dan hijau.

Cabai merah keriting banyak diolah dan digunakan sebagai pelengkap tumisan dengan cara diiris serong. Sama seperti cabai hijau besar, cabai hijau keriting merupakan cabai merah keriting yang belum matang.

3. Cabe Jalapeno

Jenis-jenis cabe ini berasal dari Meksiko dengan warna hijau sampai merah. Bentuk cabe ini mirip dengan peluru dan memiliki rasa yang sangat pedas dan menggigit. Cabai ini memiliki tingkat kepedasan 2.500-8.000 Skala Scoville.

4. Cabe setan

Cabe setan disebut sebagai cabe terpedas di seluruh dunia. Cabe ini berasal dari timur laut India (Assam, Nagaland, dan Manipur) dan Bangladesh. Tingkat kepedasan cabe ini bisa mencapai 1.001.304 Skala Scoville.

5. Cabe pelangi

Cabe pelangi atau cabe numex twilight merupakan varietas cabe yang dikembangkan oleh New Mexico State university. Cabe ini memiliki warna bak pelangi. Awalnya cabe ini akan berwarna ungu, kemudian berubah menjadi kuning dan oranye, dan ketika masak berubah menjadi merah. Di Indonesia, cabe ini sering dijadikan tanama n hias.

6. Cabe rocoto

Cabe rocoto banyak ditemukan di Peru, Bolivia, Chile, Argentina Utara dan Ecuador. Bentuk cabe ini hampir bulat dan memiliki daging tebal seperti paprika. Kebanyakan rocoto berwarna merah, namun di Karibia dan Meksiko ada pula yang berwarna kuning dan oranye. Cabe ini akan sangat pedas ketika bijinya berwarna hitam.

7. Paprika

Paprika juga termasuk dalam jenis-jenis cabai. Paprika biasanya memiliki 4 varietas, yaitu paprika merah, kuning, hijau, dan oranye. Biasanya paprika hijau terasa lebih pahit dan varietas merah memiliki rasa lebih pedas. (DS)

Referensi:

https://www.gramedia.com/best-seller/jenis-jenis-cabai/

https://www.liputan6.com/hot/read/4632426/14-jenis-jenis-cabe-dari-seluruh-dunia-punya-rasa-super-pedas?page=4

https://www.ngopibareng.id/read/jenis-cabai-dari-seluruh-dunia-punya-rasa-super-pedas

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....