Mengenal Meses, Si Manis dari Belanda

  • 18 Sep 2025 14:09 WIB
  •  Sintang

KBRN, Sintang : Meses, atau sering disebut juga meises atau cokelat butir, adalah butiran kecil manis berbentuk lonjong yang biasa digunakan sebagai topping roti, kue, dan makanan penutup lainnya. Dalam bahasa Belanda, meses dikenal dengan nama hagelslag yang berarti "hujan es", merujuk pada bentuknya yang kecil dan taburannya yang menyerupai butiran hujan es. Biasanya meses ditaburkan di atas roti yang telah diolesi mentega, menciptakan kombinasi rasa manis dan gurih yang sangat disukai banyak orang.

Asal-usul meses berasal dari Amsterdam, Belanda, dan telah menjadi bagian dari budaya kuliner mereka sejak abad ke-15. Pada masa itu, masyarakat menaburkan biji adas manis di atas roti rusk sebagai pelengkap makanan. Baru pada tahun 1800-an, taburan ini berkembang menjadi produk komersial bernama muisjes. Beberapa dekade kemudian, perusahaan-perusahaan seperti Venco dan De Ruijter mulai menciptakan variasi rasa baru, termasuk varian buah dan akhirnya meses cokelat yang dikenal dengan nama chocoladehagel.

Menariknya, meses pertama kali dibuat dalam warna putih dan diciptakan untuk dinikmati saat badai salju. Dari situlah muncul nama hagelslag. Seiring waktu, meses menjadi semakin populer dan menyebar ke negara-negara bekas jajahan Belanda seperti Indonesia, Suriname, Belgia, dan Antillen Belanda. Di negara-negara tersebut, meses tidak hanya digunakan sebagai topping roti, tapi juga untuk mempercantik dan menambah rasa manis pada berbagai makanan penutup.

Di Indonesia sendiri, meses sangat populer dan mudah ditemukan di toko-toko maupun pasar swalayan. Varian meses yang umum dijual antara lain cokelat, putih, dan warna-warni. Masyarakat Indonesia menggunakan meses sebagai topping martabak manis, pisang bakar, donat, es krim, hingga minuman kekinian. Kehadiran meses di berbagai jajanan lokal menjadikannya bagian penting dari budaya kuliner Indonesia.

Meses bukan hanya sekadar taburan manis biasa, tetapi juga merupakan warisan budaya kuliner yang telah melintasi zaman dan benua. Dari Amsterdam hingga Jakarta, meses membuktikan bahwa makanan sederhana bisa memiliki sejarah yang panjang dan menyatukan selera dari berbagai bangsa. Kini, meses bukan hanya milik Belanda, tetapi juga telah menjadi bagian dari keseharian masyarakat Indonesia.

Sumber:

https://id.wikipedia.org/wiki/Meses

https://media.bakingworld.id/artikel/ini-4-fakta-unik-dan-asal-mula-meses-ternyata-warisan-kuliner-belanda

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....