Dampak Sampah Plastik Bagi Lingkungan
- 04 Jul 2024 08:01 WIB
- Sintang
KBRN,Sintang: Salah satu faktor yang menjadi penyebab rusaknya lingkungan hidup yang sampai saat ini masih menjadi Pekerjaan Rumah “PR” besar bagi bangsa Indonesia adalah limbah sampah plastik. Karena kantong plastik menjadi sampah yang berbahaya dan sulit dikelola.
Dikutip dari berbagai sumber,diperlukan puluhan bahkan ratusan tahun untuk membuat sampah bekas kantong plastik benar-benar bisa terurai dengan sempurna. Plastik dapat menyebabkan pencemaran tanah karena dapat menghalangi peresapan air dan sinar matahari sehingga mengurangi kesuburan tanah dan menyebabkan banjir.Sampah plastik dapat membunuh hewan dan merusak lingkungan,menyebabkan berbagai penyakit seperti kanker hingga menyebabkan kematian.
Plastik terurai menjadi partikel kecil yang disebut mikroplastik yang dapat dicerna oleh hewan dan berakhir dirantai makanan,berpotensi membahayakan kesehatan manusia.Beberapa plastik dapat melepaskan bahan kimia beracun ke lingkungan dan makanan seperti bisphenol A(BPA) dan phthalates,yang dapat menimbulkan efek berbahaya bagi kesehatan manusia.
Sampah plastik juga dapat membahayakan satwa liar karena banyak hewan yang salah mengira jika sampah plastik adalah makanan dan menelannya yang menyebabkan cedera atau kematian.
Sampah plastik yang dibakar juga berbahaya karena bisa menghasilkan zat karbon monoksida.Asap dari sampah plastik menghasilkan bahan kimia yang berbahaya yang dapat mencemari udara,menganggu kesuburan tanah,menurunkan kualitas air dan berbahaya bagi kesehatan.Bukan hanya asap,membakar sampah plastik menghasilkan residu yang berupa abu dan jelaga yang mudah tertiup angin dan mencemari lingkungan.
Solusi yang bisa kita lakukan untuk mengurangi sampah plastik yaitu mengunakan kantong belanja ramah lingkungan ,tidak mengunakan botol minum kemasan,tidak mengunakan sedotan berbahan plastik,hindari membeli makanan dan minuman kemasan plastik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....