Manfaat Tomat untuk Kesehatan Tubuh
- 08 Sep 2026 14:29 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang - tomat termasuk buah atau sayur?
Masih banyak orang yang bingung membedakan tomat adalah buah atau sayur. Apakah kamu dan keluarga termasuk salah satunya? Kalau di dunia kuliner, tomat sering masuk dalam kelompok bersama sayuran. Kendati demikian, kamu juga pasti pernah mendengarnya sebagai buah. Lantas, sebenarnya mana yang benar? Nah, supaya kamu tidak bingung lagi, ketahui fakta tentang makanan sehat yang satu ini!
Jika melihat dari klasifikasi botani dan ilmu pengetahuan, tomat masuk dalam kategori buah-buahan. Sebab, tomat memiliki biji di dalamnya dan tumbuh dari bunga tanaman. Seperti buah secara umum lainnya, tomat juga terbentuk dari bunga kuning kecil dan mengandung banyak biji. Benih-benih ini nantinya bisa dipanen dan digunakan untuk memproduksi lebih banyak tanaman ini. Menariknya, beberapa varietas tanaman modernnya sengaja masyarakat budidayakan untuk berhenti menghasilkan biji. Meski begitu, tomat masih termasuk klasifikasi buah-buahan dari sisi botani. Kebanyakan orang menganggap tomat sebagai jenis sayuran. Dalam konteks memasak, buah ini sering digunakan baik secara sendiri atau sebagai komponen dalam hidangan sayuran lainnya. Meskipun begitu, secara ilmiah tomat terklasifikasi sebagai buah. Faktanya, banyak tanaman-tanaman lain yang secara botani masuk klasifikasi sebagai buah-buahan. Tetapi, banyak buah lainnya yang orang anggap sebagai sayuran dalam praktik kuliner. Contohnya seperti timun, labu, terong, okra, sampai paprika. Kesimpulannya, secara ilmiah tomat adalah buah-bua
manfaat tomat untuk Kesehatan tubuh:
Menjaga kesehatan mata
Kandungan lutein dan zeaxanthin di dalam tomat merupakan nutrisi yang baik untuk menjaga kesehatan mata. Kedua antioksidan ini adalah dua bentuk vitamin A yang diketahui dapat mencegah kerusakan mata akibat pertambahan usia, seperti degenerasi makula. Lutein dan zeaxanthin juga diketahui dapat mencegah kerusakan mata akibat cahaya biru yang berasal dari ponsel maupun komputer.
Menurunkan dan mengontrol tekanan darah
Tomat bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah. Hal ini berkat kandungan kalium di dalam buah dengan warna merah ini. Kalium diketahui mampu mengurangi kadar natrium yang dapat meningkatkan tekanan darah. Oleh karena itu, tomat sering dijadikan camilan sehat atau dicampur ke berbagai hidangan bagi penderita tekanan darah tinggi.
Menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah
Saat tekanan darah terkontrol dengan baik, kesehatan jantung dan pembuluh darah juga akan terjaga. Nah, inilah yang menjadi alasan manfaat tomat bisa menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. Namun, tidak hanya itu, kandungan lutein dan likopen di dalam tomat juga diketahui dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) yang pada akhirnya akan mengurangi risiko terjadinya penyempitan dan penyumbatan di pembuluh darah. Efek lutein dan likopen tersebut menjadikan tomat sebagai salah satu makanan yang baik untuk mencegah penyakit jantung dan stroke.
Mencegah penuaan dini pada kulit
Tomat mengandung vitamin C. Vitamin C diketahui mampu merangsang pembentukan kolagen yang dapat mencegah munculnya tanda-tanda penuaan dini, seperti garis halus dan keriput. Selain vitamin C, kandungan karotenoid dan likopen di dalam tomat juga dapat mencegah penurunan produksi kolagen dalam tubuh.
Mengontrol kadar gula darah
Tomat merupakan sumber serat yang baik untuk menurunkan dan mengontrol kadar gula darah dalam tubuh setelah makan. Manfaat tomat ini menjadikannya sebagai salah satu makanan dengan indeks glikemik rendah yang baik untuk penderita diabetes. Meski begitu, manfaat tomat untuk diabetes ini masih memerlukan studi lebih lanjut.
Melancarkan pencernaan
Tak hanya baik untuk mengontrol kadar gula darah, kandungan serat dan air di dalam tomat juga bermanfaat untuk melancarkan saluran pencernaan. Serat diketahui dapat menjaga kesehatan saluran cerna dan mencegah sembelit.
Menstabilkan suasana hati
Tomat merupakan sumber asam folat dan asam alfa-lipoat yang baik untuk melawan depresi. Kandungan asam folat diyakini dapat mencegah kelebihan asam amino homosistein yang dapat menurunkan produksi hormon penting, seperti serotonin dan dopamin. Kedua hormon tersebut dapat mengendalikan suasana hati. Oleh karena itu, buah tomat baik dikonsumsi untuk menstabilkan suasana hati, terutama pada penderita depresi.
Menurunkan berat badan
Tomat merupakan buah yang rendah kalori, karbohidrat, dan lemak. Oleh karena itu, manfaat tomat dapat digunakan untuk menurunkan berat badan. Ini karena berbagai kandungan gizi dalam buah tomat dapat mencukupi kebutuhan nutrisi saat diet.
Memperkuat imunitas Tubuh
Berkat kandungan vitamin C dan beta karoten, buah tomat mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Manfaat tomat ini berasal dari sifat antioksidan yang terdapat pada vitamin C dan beta karoten sehingga dapat memperkuat imunitas tubuh.
Meningkatkan kesuburan
Manfaat tomat selanjutnya adalah untuk meningkatkan kesuburan. Terdapat penelitian yang menyebutkan bahwa jus tomat dapat meningkatkan motilitas atau pergerakan sperma. Selain itu, kandungan likopen pada buah tomat juga mampu mengurangi risiko terjadinya kerusakan pada sperma.
Menghambat pertumbuhan sel kanker
Tomat dipercaya mampu menghambat pertumbuhan dan penyebaran beberapa jenis kanker, seperti kanker prostat, kanker paru-paru, dan kanker lambung. Hal ini berkat kandungan likopen dan karotenoid yang memiliki efek antioksidan. Antioksidan punya kemampuan untuk menghambat efek dari paparan radikal bebas. Jika terpapar dalam jangka panjang, radikal bebas akan merusak jaringan bahkan meningkatkan risiko terjadinya kanker.
sumber:
https://www.halodoc.com/artikel/sebenarnya-tomat-buah-atau-sayur-ketahui-faktanya?srsltid=AfmBOooyGGgKnYCQm_AE1Jxj7OQYSaf2fcv_4_7BDsmOJU9DOH8BzStL
https://www.alodokter.com/manfaat-tomat-buah-yang-disangka-sayur
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....