Mengapa Perempuan Lebih Berisiko Alami Gangguan Autoimun?

  • 28 Jul 2026 12:03 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Penyakit autoimun merupakan kondisi ketika sistem kekebalan tubuh keliru menyerang sel dan jaringan yang sehat. Gangguan ini dapat menyerang berbagai organ, seperti sendi, kulit, tiroid, hingga usus. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa perempuan memiliki risiko lebih tinggi mengalami penyakit autoimun dibandingkan laki-laki.

Dikutip dari Alodokter, salah satu faktor yang diduga berperan adalah pengaruh hormon estrogen. Hormon ini diketahui memengaruhi cara kerja sistem kekebalan tubuh. Perubahan kadar estrogen, misalnya saat masa kehamilan, setelah melahirkan, atau menjelang menopause, diduga dapat memengaruhi respons imun sehingga meningkatkan kerentanan terhadap gangguan autoimun pada sebagian perempuan.

Selain faktor hormonal, perbedaan genetik juga diduga menjadi penyebab perempuan lebih rentan. Nah perempuan memiliki dua kromosom X, sementara laki-laki memiliki satu kromosom X dan satu kromosom Y. Sejumlah gen yang mengatur sistem kekebalan tubuh ternyata berada pada kromosom X, jadi respons imun pada perempuan cenderung lebih aktif. Kondisi tersebut bermanfaat untuk melawan infeksi, tetapi juga dapat meningkatkan risiko sistem imun menyerang jaringan tubuh sendiri.

Meski demikian, penyebab pasti munculnya penyakit autoimun hingga kini masih terus diteliti. Para ahli menilai penyakit ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari keturunan, hormon, infeksi tertentu, hingga faktor lingkungan. Karena itu, tidak semua perempuan akan mengalami gangguan autoimun meski memiliki faktor risiko.

Gejala autoimun juga dapat berbeda pada setiap orang, seperti mudah lelah, nyeri sendi, ruam pada kulit, demam yang berulang, atau gangguan pada organ tertentu. Jika keluhan berlangsung dalam waktu lama atau semakin memburuk, pemeriksaan ke dokter diperlukan agar penyebabnya dapat diketahui dan penanganan dilakukan sedini mungkin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....