Jangan Abaikan Kabut Asap, Ini Langkah yang Perlu Dilakukan agar Tetap Sehat

  • 28 Jul 2026 11:37 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Saat musim kemarau kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan dapat menurunkan kualitas udara serta meningkatkan risiko gangguan kesehatan. Paparan partikel halus dalam asap berpotensi menyebabkan iritasi mata, hidung, dan tenggorokan, hingga memperburuk penyakit pada saluran pernapasan, terutama bagi anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penderita asma.

Dikutip dari Halodoc, salah satu langkah penting untuk mengurangi risiko paparan adalah membatasi aktivitas di luar ruangan saat kualitas udara memburuk. Apabila harus beraktivitas di luar, masyarakat disarankan menggunakan masker yang mampu menyaring partikel halus agar perlindungan lebih optimal.

Selain itu, menjaga kondisi tubuh tetap bugar juga tidak kalah penting. Masyarakat dianjurkan memperbanyak konsumsi air putih, mengonsumsi makanan bergizi, serta mencukupi waktu istirahat agar daya tahan tubuh tetap terjaga. Langkah sederhana ini dapat membantu tubuh menghadapi dampak buruk akibat paparan polusi udara.

Untuk mengurangi masuknya asap ke dalam rumah, pintu dan jendela sebaiknya ditutup rapat ketika kondisi udara di luar tidak sehat. Penggunaan penyaring udara atau air purifier juga dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang tinggal di wilayah dengan tingkat polusi tinggi. Kebersihan rumah perlu dijaga agar partikel debu dan asap tidak menumpuk di dalam ruangan.

Jika muncul keluhan seperti batuk berkepanjangan, sesak napas, nyeri dada, atau iritasi mata yang tidak kunjung membaik, dapat periksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan. Penanganan sejak dini dapat membantu mencegah gangguan kesehatan yang lebih serius, terutama bagi kelompok yang memiliki risiko tinggi terhadap dampak kabut asap.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....