Mengapa Ikan Gabus Berpotensi Membantu Mencegah Stunting pada Anak?

  • 10 Jul 2026 12:11 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Stunting masih menjadi salah satu tantangan di bidang kesehatan yang memerlukan perhatian bersama. Selain pemenuhan gizi seimbang sejak masa kehamilan, pemanfaatan pangan lokal yang kaya nutrisi juga dapat menjadi salah satu upaya mendukung tumbuh kembang anak.

Mengutip dari RRI, Pemerintah Kabupaten Sintang mengapresiasi inovasi PT Semesta Sintang Lestari (SSL) yang mengembangkan biskuit berbahan dasar ikan gabus sebagai salah satu alternatif pangan bergizi untuk mendukung pencegahan stunting. Produk tersebut memanfaatkan kandungan protein dan asam lemak omega 3, omega 6, serta omega 9 yang terdapat pada ikan gabus.

Dikutip dari alodokter.com berikut beberapa manfaat ikan gabus bagi kesehatan:

  1. Mempercepat penyembuhan luka.
  2. Meningkatkan stamina dan energi.
  3. Membantu membangun massa otot.
  4. Menjaga kesehatan tulang dan mencegah osteoporosis.
  5. Menjaga kesehatan mata.
  6. Membantu menurunkan tekanan darah.
  7. Menjaga kesehatan jantung dan mengurangi risiko serangan jantung.
  8. Mendukung kehamilan sehat dan membantu mencegah persalinan prematur.
  9. Mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan otak, saraf, serta tulang anak.

Mengapa ikan gabus dinilai berpotensi membantu mencegah stunting? Ikan air tawar ini dikenal sebagai sumber protein hewani yang baik. Protein berperan penting dalam pembentukan jaringan tubuh, mendukung pertumbuhan tinggi badan, serta membantu perkembangan otak anak. Selain itu, ikan gabus juga mengandung albumin yang berfungsi membantu proses perbaikan jaringan dan menjaga kondisi tubuh.

Meski demikian, pencegahan stunting tidak dapat bergantung pada satu jenis makanan saja. Anak tetap membutuhkan asupan gizi yang lengkap dan seimbang, mulai dari karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, hingga mineral. Pola makan yang beragam akan membantu memenuhi kebutuhan nutrisi sesuai tahapan pertumbuhan.

Dalam pemberitaan RRI, inovasi biskuit berbahan ikan gabus menjadi salah satu contoh bagaimana potensi pangan lokal dapat diolah menjadi produk bernilai tambah. Upaya tersebut diharapkan mampu mendukung program percepatan penurunan stunting sekaligus mendorong pemanfaatan sumber daya lokal yang ada di Kabupaten Sintang.

Selain memperhatikan asupan gizi, orang tua juga dianjurkan rutin memantau pertumbuhan anak di Posyandu atau fasilitas kesehatan. Pemeriksaan berat badan, tinggi badan, serta pemberian edukasi gizi sejak dini menjadi langkah penting agar risiko stunting dapat dideteksi dan dicegah sedini mungkin.

Melalui pemanfaatan pangan lokal bergizi, disertai pola makan seimbang dan pemantauan tumbuh kembang secara rutin, diharapkan semakin banyak anak Indonesia yang dapat tumbuh sehat, aktif, dan mencapai potensi terbaiknya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....