Kasus Campak Meningkat di Sintang Kota, Dinkes Siapkan Imunisasi Ulang
- 10 Jul 2026 12:13 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang – Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang meningkatkan kewaspadaan setelah ditemukan kenaikan kasus campak di wilayah Kecamatan Sintang. Hingga saat ini, peningkatan kasus hanya terjadi di kawasan perkotaan, sedangkan di kecamatan lain belum ditemukan kondisi yang mengarah pada kejadian luar biasa (KLB).
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, dr. Rosa Trifina, mengatakan kasus yang menjadi perhatian saat ini berada di wilayah kerja Puskesmas Tanjungpuri, Puskesmas Sungai Durian, dan Puskesmas Dara Juanti.
"Kalau di kecamatan-kecamatan tidak ada peningkatan yang outbreak. Yang menjadi perhatian sekarang di Sintang Kota, khususnya wilayah kerja Puskesmas Tanjungpuri, Sungai Durian, dan Dara Juanti karena ada beberapa kasus campak," ujarnya.
Sebagai langkah pengendalian, Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang bersama puskesmas mulai melakukan pendataan ulang terhadap sasaran yang akan menerima imunisasi campak. Pendataan tersebut dilakukan untuk memastikan vaksinasi ulang dapat diberikan kepada seluruh sasaran yang memenuhi kriteria.
Rosa mengatakan, pendataan masih terus berlangsung, termasuk di wilayah Jerora. Setelah seluruh sasaran terdata, pemerintah akan melaksanakan imunisasi ulang sebagai upaya mencegah bertambahnya kasus campak.
"Sekarang Dinas Kesehatan masih dalam pendataan ulang sasaran yang akan kita lakukan imunisasi ulang. Kita bersama dengan puskesmas melakukan pendataan ulang sasaran-sasaran yang akan mendapatkan imunisasi campak kembali," katanya.
Ia menjelaskan, vaksinasi ulang juga akan diberikan kepada anak-anak yang sebelumnya telah memperoleh imunisasi campak. Menurutnya, langkah tersebut diperlukan untuk meningkatkan perlindungan terhadap penyakit di tengah meningkatnya jumlah kasus.
"Walaupun dulunya sudah mendapat imunisasi campak, tapi akan kita vaksin ulang lagi untuk mencegah kasus lagi meningkat," jelas Rosa.
Selain melakukan pendataan, Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang telah mengajukan permintaan tambahan vaksin kepada Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat. Setelah pasokan vaksin diterima dan pendataan sasaran selesai, petugas kesehatan akan turun langsung memberikan imunisasi kepada masyarakat yang telah ditetapkan sebagai sasaran.
"Vaksin yang memang kita mintakan dari Dinas Kesehatan Provinsi nanti akan mensuplai vaksinnya. Sehingga nanti vaksinnya sudah datang, kemudian sasaran yang sudah kita data semuanya, baru nanti kita akan melakukan vaksin dengan mendatangi sasaran-sasaran yang memang wajib untuk kita vaksin ulang," ujarnya. (dby)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....