Kenali Syndrome Popcorn Brain: Otak "meletup" karena Kecanduan Gadget Berlebihan

  • 10 Jul 2026 10:59 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Apakah anda merasa gelisah kalau baru lima menit tak mengecek ponsel? Bisa jadi anda sedang mengalami fenomena yang namanya "Popcorn Brain".

Istilah popcorn brain pertama kali dicetuskan oleh seorang peneliti bernama David Levy pada 2011. Secara sederhana, ini adalah kondisi saat otak sudah terlalu terbiasa dengan ritme dunia digital yang serba cepat.

Coba bayangkan biji jagung yang meletup-letup dengan cepat di dalam microwave atau panci panas. Nah, seperti itulah isi kepala. Pikiran kita terus melompat dari satu hal ke hal lain dengan sangat cepat. Saat terus menerus menatap layar ponsel, entah itu untuk scrolling media sosial, membalas pesan instan, atau menonton video pendek, otak mendapatkan cipratan dopamin (hormon kesenangan).

Lama-kelamaan, otak jadi ketagihan dengan rangsangan cepat ini. Akibatnya Kehidupan di dunia nyata yang ritmenya lebih lambat, seperti membaca buku, mengobrol santai dari hati ke hati, atau sekadar menunggu antrean, terasa sangat membosankan dan membuat tidak betah.

Meskipun bukan diagnosis medis secara resmi, kondisi ini punya ciri-ciri yang sangat nyata di kehidupan sehari-hari, antara lain:

• Susah Fokus: Sangat gampang teralihkan dan sulit berkonsentrasi pada satu tugas dalam waktu yang agak lama.

• Tak Bisa Lepas dari Ponsel: Selalu ada dorongan kuat untuk mengecek layar ponsel, padahal enggak ada notifikasi yang masuk sama sekali.

• Cepat Bosan di Dunia Nyata: Aktivitas yang pelan dan butuh ketenangan, seperti membaca buku atau menyusun teka-teki, terasa tidak menarik lagi.

• Kelelahan Mental: Merasa cemas, gampang marah, atau kewalahan secara mental saat harus jauh dari perangkat digital.

Khusus pada anak-anak, kondisi ini sering kali muncul dalam bentuk durasi perhatian yang sangat pendek, sulit mengikuti instruksi yang panjang, lebih impulsif (bertindak tanpa berpikir), sering menunda pekerjaan, dan susah mengatur emosi.

Gejalanya meliputi:

  • Berkurangnya kemampuan berkonsentrasi
  • Berkurangnya kemampuan kognitif
  • Stres dan kecemasan meningkat
  • Sering lupa
  • Mengalami gangguan tidur.
    Cara Mengatasi Popcorn Brain
    Kabar baiknya, otak manusia itu sangat pintar beradaptasi. Artinya, otak bisa dilatih kembali dan agar bisa fokus dan menikmati momen lagi. Berikut adalah beberapa langkah yang bisa kamu praktikkan:
  1. Matikan Notifikasi yang Tak Penting
    Suara "ting" dari ponsel adalah godaan terbesar yang memecah konsentrasi. Sebagian besar gawai punya fitur untuk membatasi atau menunda notifikasi. Matikan pemberitahuan dari aplikasi yang tidak mendesak. Dengan begitu, anda yang memegang kendali atas ponsel anda, bukan sebaliknya.
  2. Buat Batasan dan Zona Bebas Teknologi
    Tentukan waktu dan tempat tertentu di rumah yang sama sekali bebas dari ponsel. Misalnya, tak boleh ada ponsel saat sedang makan bersama di meja makan, atau kamar tidur harus bersih dari ponsel satu jam sebelum waktu tidur. Aturan ini sangat penting untuk memberikan waktu bagi otak beristirahat.
  3. Mengerjakan teka-teki silang
  4. Mengerjakan kerajinan tangan atau hobi lainnya
  5. Melatih kesadaran dan meditasi
  6. Melakukan aktivitas fisik secara teratur (olahraga)
  7. Memperbaiki kualitas tidur
  8. Bersosialisasi secara offline

Dampak Serius Penggunaan Gadget yang Berlebihan

Dalam studi yang dimuat pada Cyber Psychology Behavior and Social Networking, menemukan ada hubungan antara penggunaan internet dengan kesejahteraan psikologis penggunanya.

Hasil penelitian mengungkap, orang yang kesepian atau kurang memiliki keterampilan sosial dapat mengembangkan perilaku kompulsif dalam menggunakan internet yang berakibat negatif. Tidak hanya kemampuan berpikir, dan kesehatan mental, menatap layar gadget yang berlebihan juga bisa menimbulkan computer vision syndrome (CVS). Gejalanya meliputi mata tegang, sakit kepala, penglihatan kabur, nyeri leher dan nyeri bahu.

Jadi, mulai sekarang kurangi paparan aktivitas yang melibatkan perangkat digital agar kesehatan fisik dan mental tetap terjaga.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

Sumber :

https://women.okezone.com/read/2026/07/06/629/3228428/kenali-popcorn-brain-saat-otak-terlalu-sering-main-handphone

https://www.gooddoctor.co.id/hidup-sehat/info-sehat/berlebihan-terpapar-gadget-awas-kena-sindrom-popcorn-brain/

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....