Efek Samping Vape yang Sering Diabaikan, Ini Risiko yang Perlu Diwaspadai

  • 02 Jul 2026 21:55 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Penggunaan rokok elektronik atau vape semakin banyak dijumpai, terutama di kalangan remaja dan dewasa muda. Sebagian orang memilih vape karena menganggapnya lebih aman dibanding rokok konvensional. Namun, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar karena vape tetap memiliki risiko bagi kesehatan.

Berdasarkan informasi dari Alodokter, vape mengandung nikotin serta berbagai bahan kimia yang dapat memberikan dampak terhadap tubuh. Meski tidak menghasilkan asap seperti rokok biasa, uap yang dihirup tetap membawa zat yang berpotensi memengaruhi kesehatan jika digunakan secara terus-menerus.

Salah satu efek samping yang sering diabaikan adalah munculnya ketergantungan nikotin. Kandungan ini dapat membuat pengguna ingin terus mengisap vape, sehingga semakin sulit menghentikan kebiasaan tersebut. Ketergantungan nikotin juga dapat memengaruhi konsentrasi, suasana hati, dan memicu gejala putus nikotin saat penggunaan dihentikan.

Selain itu, penggunaan vape dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan. Sebagian pengguna mengeluhkan batuk, tenggorokan terasa kering, hingga sesak napas setelah menggunakan rokok elektronik. Pada kondisi tertentu, paparan bahan kimia dari cairan vape juga dapat meningkatkan risiko gangguan pada paru-paru.

Dampak lain yang perlu diperhatikan adalah pengaruhnya terhadap kesehatan jantung. Nikotin dapat meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah sehingga jantung bekerja lebih keras. Jika kebiasaan ini berlangsung dalam waktu lama, risiko gangguan kardiovaskular dapat meningkat, terutama pada orang yang memiliki faktor risiko tertentu.

Penggunaan vape juga perlu menjadi perhatian bagi remaja. Paparan nikotin pada usia muda dapat memengaruhi perkembangan otak yang masih berlangsung, termasuk kemampuan belajar, mengingat, dan mengendalikan emosi.

Karena itu, penting untuk tidak menganggap vape sebagai produk yang sepenuhnya aman. Memahami kandungan dan risikonya dapat membantu masyarakat mengambil keputusan yang lebih tepat dalam menjaga kesehatan diri maupun orang di sekitarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....