Penanganan dan Komplikasi Penyakit Celiac
- 28 Jun 2026 11:39 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang – Penyakit celiac tidak memiliki obat yang dapat menyembuhkannya secara tuntas. Penanganan utamanya berfokus pada pengendalian gejala dan pencegahan kerusakan lebih lanjut pada usus halus melalui perubahan pola makan.
Mengutip dari Alodokter, langkah penanganan utama yang harus dijalani penderita penyakit celiac adalah diet bebas gluten (gluten-free diet) secara ketat seumur hidup. Penderita perlu menghindari semua makanan, minuman, obat-obatan, suplemen, hingga produk kosmetik tertentu yang mengandung gluten. Beberapa makanan yang secara alami bebas gluten antara lain nasi, daging, ikan, kentang, buah-buahan, sayuran, serta susu dan produk olahannya.
Selain diet, dokter dapat meresepkan terapi tambahan sesuai kondisi penderita, di antaranya:
Suplemen vitamin dan mineral, seperti asam folat, zat besi, vitamin B12, vitamin D, vitamin K, zinc, dan tembaga, untuk mengatasi kekurangan nutrisi akibat gangguan penyerapan usus
Kortikosteroid, untuk membantu mengendalikan peradangan pada kasus yang berat atau tidak membaik dengan diet saja
Dapsone, khusus bagi penderita yang mengalami dermatitis herpetiformis, untuk meredakan ruam dan gatal
Vaksinasi tambahan, bagi penderita yang mengalami gangguan fungsi limpa agar lebih terlindungi dari risiko infeksi
Jika penyakit celiac tidak ditangani atau penderita tetap mengonsumsi gluten, berbagai komplikasi serius dapat berkembang, antara lain malnutrisi, osteoporosis, intoleransi laktosa, gangguan kesuburan, hingga peningkatan risiko beberapa jenis kanker saluran cerna dan limfoma. Pada anak-anak, komplikasi yang tidak ditangani sejak dini dapat berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta kesehatan gigi dan tulang dalam jangka panjang.
Menurut Mayo Clinic, pada anak-anak, pemulihan lapisan usus umumnya dapat berlangsung dalam beberapa bulan setelah memulai diet bebas gluten. Pada orang dewasa, proses ini cenderung membutuhkan waktu lebih lama. Pemantauan medis secara berkala tetap diperlukan untuk memastikan kondisi tubuh berkembang ke arah yang baik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....