Mengenal Penyakit Celiac dan Faktor Risikonya

  • 27 Jun 2026 16:49 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, SintangPenyakit celiac (celiac disease) adalah kondisi autoimun yang terjadi ketika sistem kekebalan tubuh bereaksi terhadap gluten, protein yang terdapat dalam gandum, jelai, dan gandum hitam. Kondisi ini berbeda dari alergi gluten biasa, meski gejalanya kerap serupa sehingga sering disalahartikan.

Mengutip dari Alodokter, pada penderita penyakit celiac, sistem imun bereaksi secara berlebihan terhadap gliadin, salah satu komponen dalam gluten. Reaksi ini memicu peradangan yang lama-kelamaan merusak lapisan usus halus dan mengganggu proses penyerapan nutrisi dalam tubuh.

Gluten sendiri adalah protein yang banyak ditemukan dalam produk sehari-hari seperti roti, pasta, sereal, biskuit, kue, dan berbagai produk olahan berbahan gandum lainnya. Sifatnya yang membuat adonan menjadi elastis dan kenyal menjadikannya salah satu bahan yang sangat umum digunakan dalam industri pangan.

Menurut Mayo Clinic, penyebab pasti penyakit celiac belum diketahui. Namun, kombinasi faktor genetik, pola makan, dan kondisi tertentu diduga berperan dalam kemunculannya. Pada sejumlah kasus, gejala dapat muncul atau memburuk setelah kehamilan, persalinan, operasi, infeksi virus, atau stres emosional berat.

Beberapa kondisi yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami penyakit celiac antara lain:

  • Memiliki anggota keluarga dengan riwayat penyakit celiac atau dermatitis herpetiformis

  • Menderita diabetes tipe 1, penyakit Addison, atau penyakit tiroid autoimun

  • Memiliki sindrom Down, sindrom Turner, atau sindrom Williams

  • Pernah mengalami infeksi saluran pencernaan pada masa kanak-kanak

Penyakit celiac tidak dapat dicegah. Namun, dengan mengenali faktor risikonya sejak dini, pemeriksaan dan diagnosis dapat dilakukan lebih awal sebelum kondisi berkembang menjadi lebih serius.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....