1. Jahe
Jahe membantu menyembuhkan pilek dengan melemaskan otot saluran pernapasan. Selain itu, jahe juga menangkal rasa mual akibat terus membuang ingus atau dahak.
Manfaat jahe lainnya, yaitu meningkatkan kemampuan sistem imun dalam mempercepat proses pemulihan dari pilek.
Cara menggunakan obat pilek herbal satu ini pun sangat mudah. Cukup rebus beberapa buah jahe yang sudah digeprek atau diparut, saring, lalu minum selagi hangat.
Anda bisa menambahkan perasan lemon, madu, atau larutan gula merah supaya air jahe lebih nikmat.
2. Madu
Sifat antimikroba pada madu terbukti dapat meningkatkan fungsi sistem imun dalam melawan peradangan akibat pilek.
Caranya, minum satu sendok makan madu pada pagi dan malam hari. Jika madu terlalu manis atau kental, larutkanlah dalam minuman hangat seperti teh atau air lemon.
Selain efektif meredakan pilek, segelas air madu membantu mencegah dehidrasi. Namun, madu tidak boleh digunakan sebagai obat pilek untuk bayi di bawah usia 1 tahun.
Pasalnya, madu mungkin mengandung spora bakteri Clostridium botulinum yang dapat menyebabkan botulisme pada bayi.
3. Bawang putih
Sebuah studi dalam jurnal Clinical Nutrition melaporkan bahwa vitamin C dan senyawa allicin dalam bawang putih membantu menguatkan sistem kekebalan tubuh dalam melawan kuman penyakit.
Bawang putih sebagai obat pilek alami paling manjur jika dimakan mentah. Namun, Anda juga bisa menumis atau mencacahnya untuk dicampur ke dalam masakan.
Mengolah bawang putih menjadi sup ayam juga bisa menjadi pilihan pas untuk menyembuhkan pilek. Apalagi, daging ayam mengandung zat carnosine yang membantu mengurangi gejala flu dan pilek.