Perbedaan Herd Mentality dan FOMO dalam Tren Viral

  • 30 Mei 2026 20:39 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Media sosial sering memicu pengguna untuk ikut-ikutan tren yang sedang viral. Dua istilah psikologi yang kerap dikaitkan dengan fenomena ini adalah herd mentality dan Fear of Missing Out (FOMO). Melansir informasi dari Alodokter, meski keduanya membuat seseorang mengekor tren, terdapat perbedaan mendasar pada motif dan dorongan emosional di balik perilaku tersebut.

Berdasarkan ulasan Alodokter, herd mentality atau perilaku kelompok terjadi ketika seseorang meniru tindakan mayoritas secara tidak sadar. Dorongan utamanya adalah keinginan untuk diakui dan mendapatkan rasa aman dengan menjadi bagian dari kelompok. Nah, seseorang dalam kondisi ini mengikuti tren karena menganggap keputusan massa adalah hal yang paling benar.

Sangat berbeda dengan fenomena tersebut, FOMO didasari oleh kecemasan. Mengutip dari Alodokter, FOMO (Fear of Missing Out) adalah rasa takut mendalam akan tertinggal informasi atau momen seru yang dinikmati orang lain. Dorongan ini lebih bersifat individual dan dipicu oleh rasa tidak nyaman jika menjadi satu-satunya yang tidak tahu.

Perbedaan kontras lainnya terletak pada kesadaran berpikir. Merujuk penjelasan Alodokter, seseorang yang terjebak herd mentality cenderung kehilangan pemikiran kritis karena langsung melebur dengan keputusan massa. Sementara itu, pelaku FOMO sadar bahwa mereka sedang membandingkan diri dengan orang lain dan terpaksa ikut tren demi meredakan cemas.

Memahami batasan kedua fenomena ini sangat penting agar kita tetap bijak di dunia maya. Perlu kita ingat, baik herd mentality maupun FOMO bisa berdampak buruk jika membuat kita kehilangan identitas diri. Mengetahui motif diri sendiri akan membantu kita lebih selektif dalam merespons setiap tren baru.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....