Lima Kebiasaan Sepele yang Bisa Sebabkan Radang Usus Buntu
- 30 Mei 2026 20:33 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang - Kebiasaan sehari-hari yang sering dianggap sepele ternyata dapat meningkatkan risiko radang usus buntu atau apendisitis. Kondisi ini terjadi akibat peradangan pada usus buntu yang umumnya dipicu oleh infeksi atau penyumbatan pada saluran pencernaan.
Radang usus buntu ditandai dengan nyeri perut yang awalnya terasa di sekitar pusar lalu berpindah ke bagian kanan bawah perut. Gejala lain yang dapat muncul yakni mual, muntah, demam ringan, perut kembung, hingga nyeri saat bagian perut disentuh.
Berikut lima kebiasaan yang dinilai dapat memicu radang usus buntu:
1. Sering menahan kentut
Kebiasaan ini dapat membuat gas tertahan di saluran pencernaan sehingga meningkatkan risiko peradangan pada usus buntu.
2. Gemar mengonsumsi makanan yang dibakar
Makanan yang dibakar hingga gosong mengandung zat karsinogen yang tidak baik bagi kesehatan tubuh dan pencernaan.
3. Terlalu sering makan gorengan
Makanan yang digoreng secara berlebihan juga mengandung zat yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan jika dikonsumsi terus-menerus.
| Baca juga: Kenali dan Cegah Varises |
4. Mengonsumsi daging kalengan
Daging olahan atau instan dinilai kurang baik jika terlalu sering dikonsumsi karena mengandung bahan pengawet tertentu.
5. Jajan sembarangan
Makanan yang kurang higienis berisiko mengandung bakteri seperti Salmonella dan E. Coli yang dapat memicu gangguan pencernaan.
Dokter menyarankan masyarakat mulai menerapkan pola hidup sehat dengan mengurangi konsumsi makanan tidak sehat, memperbanyak sayur dan buah, serta menjaga kebersihan makanan yang dikonsumsi. Jika mengalami gejala yang mengarah pada radang usus buntu, masyarakat diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan agar mendapatkan penanganan lebih cepat dan mencegah komplikasi serius seperti pecahnya usus buntu. (Lin)
Referensi:
https://www.halodoc.com/artikel/5-kebiasaan-sepele-ini-sebabkan-radang-usus-buntu?srsltid=AfmBOoplGMWOKDALFd6D5bNwIm5MWYEEbTBlMuYdWHJVl5s5P-Fiy9Gv
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....