Dukungan Suami dan Keluarga Penting dalam Masa Nifas Ibu Melahirkan

  • 15 Mei 2026 18:44 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Masa nifas merupakan periode pemulihan yang dimulai setelah plasenta keluar hingga sekitar enam minggu setelah persalinan. Pada masa ini, tubuh wanita mengalami berbagai perubahan sebagai proses adaptasi setelah kehamilan dan persalinan. Rahim secara perlahan menyusut kembali ke ukuran sebelum hamil, hormon tubuh mulai menyesuaikan diri, dan kondisi fisik ibu berangsur pulih. Namun, tidak sedikit ibu yang belum memahami bahwa masa nifas membutuhkan perhatian dan perawatan khusus agar proses pemulihan berjalan optimal.

Dilansir dari Halodoc dan Alodokter setelah melahirkan, ibu umumnya akan merasakan tubuh yang sangat lelah, nyeri pada beberapa bagian tubuh, hingga perubahan emosi yang cukup signifikan. Kondisi ini wajar karena tubuh membutuhkan waktu sekitar 6–8 minggu untuk pulih, bahkan bisa lebih lama bagi ibu yang menjalani persalinan caesar. Selain pemulihan fisik, kesehatan mental ibu juga perlu diperhatikan karena perubahan hormon dapat memengaruhi suasana hati. Oleh sebab itu, ibu perlu mendapatkan istirahat yang cukup dan lingkungan yang mendukung selama masa pemulihan.

Pemulihan perut setelah melahirkan juga menjadi perhatian banyak ibu baru. Dalam masa nifas, rahim mengalami proses involusi atau penyusutan secara bertahap hingga kembali ke ukuran normal. Perubahan pada bentuk perut biasanya mulai terlihat dalam dua bulan pertama setelah persalinan, meskipun pemulihan total dapat berlangsung lebih lama tergantung kondisi tubuh masing-masing. Faktor seperti pola makan, berat badan selama kehamilan, aktivitas fisik, hingga faktor genetik turut memengaruhi cepat atau lambatnya proses pemulihan tersebut.

Untuk membantu perut kembali normal, ibu dianjurkan menerapkan pola hidup sehat. Konsumsi makanan bergizi seimbang yang kaya protein, serat, vitamin, dan mineral sangat penting untuk mempercepat pemulihan tubuh. Selain itu, ibu sebaiknya menghindari makanan tinggi gula dan makanan olahan yang dapat menghambat proses penurunan berat badan. Minum air putih yang cukup juga membantu menjaga metabolisme tubuh serta mengurangi rasa kembung selama masa nifas.

Aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki dapat mulai dilakukan setelah kondisi tubuh membaik dan mendapatkan izin dari dokter. Setelah enam minggu pascapersalinan normal atau sesuai anjuran medis bagi ibu caesar, olahraga ringan seperti yoga dan pilates pasca melahirkan dapat membantu mengencangkan kembali otot perut yang meregang. Selain olahraga, menyusui eksklusif juga diketahui dapat membantu rahim berkontraksi lebih cepat sekaligus membakar kalori secara alami.

Dalam menjalani masa nifas, dukungan keluarga terutama suami memiliki peran yang sangat penting. Perhatian sederhana seperti membantu mengurus bayi, menemani ibu beristirahat, serta memberikan dukungan emosional dapat membuat ibu merasa lebih tenang dan tidak sendirian. Kehadiran suami dan keluarga yang peduli akan membantu ibu melewati masa pemulihan dengan lebih nyaman, sehat, dan bahagia. Dengan dukungan yang baik, proses pemulihan setelah melahirkan dapat berlangsung lebih optimal sehingga ibu siap kembali menjalani aktivitas bersama buah hati tercinta.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....