Manfaat Menerapkan JOMO dalam Kehidupan Sehari-hari
- 28 Apr 2026 22:04 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang - Di era digital yang serba cepat, media sosial membuat kehidupan orang lain terasa begitu dekat. Setiap hari, lini masa dipenuhi unggahan tentang liburan mewah, pencapaian karier, tren terbaru, hingga berbagai aktivitas yang tampak menyenangkan. Tanpa disadari, hal tersebut sering memunculkan perasaan tertinggal atau takut melewatkan sesuatu. Fenomena ini dikenal dengan istilah FOMO (Fear of Missing Out).
FOMO membuat seseorang merasa harus selalu mengikuti tren, hadir di setiap acara, atau terus aktif di media sosial agar tidak dianggap ketinggalan. Akibatnya, banyak orang merasa cemas, lelah, bahkan sulit menikmati hidup karena terlalu sibuk membandingkan diri dengan orang lain.
Namun, di tengah tekanan tersebut, muncul sebuah konsep yang menawarkan cara pandang berbeda dan lebih menenangkan, yaitu JOMO (Joy of Missing Out).
| Baca juga: Hubungan Pola Makan dengan Kesehatan Tubuh |
Dikutip dari Halodoc, JOMO adalah singkatan dari “Joy of Missing Out”, yang berarti kebahagiaan karena memilih untuk tidak berpartisipasi dalam aktivitas tertentu.
Konsep ini merupakan kebalikan dari FOMO. Jika FOMO menggambarkan kecemasan atau ketakutan karena merasa ketinggalan sesuatu yang dianggap menarik atau penting oleh orang lain, maka JOMO justru mengajarkan seseorang untuk menemukan kebahagiaan dalam apa yang dimiliki dan dijalani saat ini.
JOMO menekankan pentingnya merasa puas dengan keadaan diri sendiri tanpa harus terus-menerus mencari sesuatu yang lebih. Dengan kata lain, JOMO mengajak seseorang untuk menghargai momen saat ini dan merasa nyaman dengan pilihan untuk tidak selalu mengikuti arus.
Menerapkan JOMO dalam kehidupan sehari-hari juga dapat memberikan berbagai dampak positif bagi kesehatan mental dan emosional. Beberapa manfaat tersebut antara lain:
Mengurangi stres dan kecemasan
Dengan tidak merasa harus selalu mengikuti tren atau aktivitas orang lain, seseorang dapat mengurangi tekanan sosial serta kecemasan yang sering muncul akibat FOMO.
Meningkatkan kepuasan diri
JOMO membantu seseorang lebih fokus pada hal-hal yang benar-benar penting dan belajar menghargai momen-momen sederhana dalam kehidupan.
Baca juga: Manfaat Kopi Hitam tanpa GulaMeningkatkan produktivitas
Dengan mengurangi gangguan dari media sosial dan aktivitas yang kurang penting, seseorang dapat lebih fokus pada pekerjaan atau kegiatan yang memiliki nilai lebih besar.
Meningkatkan kualitas tidur
Mengurangi paparan media sosial, terutama sebelum tidur, dapat membantu meningkatkan kualitas istirahat dan mengurangi risiko insomnia.
Memperkuat hubungan sosial yang bermakna
JOMO membantu seseorang lebih memprioritaskan hubungan yang benar-benar penting dan menikmati waktu berkualitas bersama orang-orang terdekat.
Di tengah dunia yang terus bergerak cepat, JOMO menjadi pengingat bahwa tidak semua hal harus diikuti. Terkadang, kebahagiaan justru hadir saat seseorang mampu menikmati ketenangan, menerima diri sendiri, dan hidup sesuai dengan apa yang benar-benar bermakna.
(Dari berbagai sumber)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....