Kenali Pemicu Vertigo yang Sering Diabaikan

  • 27 Apr 2026 14:30 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Vertigo adalah kondisi ketika Anda merasakan sensasi berputar atau kehilangan keseimbangan, padahal sedang dalam posisi diam. Bahkan, keluhan ini juga bisa terjadi ketika Anda duduk atau sedang berbaring. Siapa saja bisa mengalami vertigo. Namun, keluhan ini lebih sering dialami oleh orang yang memiliki gangguan telinga bagian dalam, maupun gangguan otak atau saraf. Keluhan vertigo bisa menyebabkan Anda merasa pusing atau merasakan sensasi sedang berputar-putar, padahal sedang berada dalam posisi diam saja, misalnya saat berbaring. Selain itu, vertigo juga bisa disertai dengan gejala lainnya, yaitu gangguan keseimbangan, mual, muntah, dan telinga berdenging.

Keluhan vertigo bisa berlangsung selama beberapa detik hingga berhari-hari. Lama gejala yang muncul sangat tergantung dengan penyebab yang mendasarinya. Umumnya, vertigo terjadi akibat gangguan pada telinga bagian dalam, saraf atau otak yang mengatur keseimbangan tubuh. Selain menyebabkan pusing, kondisi ini juga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, karena Anda akan sulit untuk menjaga keseimbangan. Pada beberapa kasus, vertigo juga berisiko menyebabkan jatuh. Oleh karena itu, vertigo tidak boleh dianggap sepele dan dibiarkan tanpa pengobatan dari dokter. Pemeriksaan vertigo sejak dini penting untuk mengetahui penyebab pastinya dan mendapatkan penanganan yang sesuai, sehingga keluhan tidak mudah kambuh.

Gejala vertigo bisa berbeda pada tiap penderita. Pada beberapa orang, gejalanya mungkin terasa ringan atau hanya terasa sesaat, sehingga sering diabaikan dan tidak segera diobati. Berikut ini adalah berbagai gejala vertigo yang sering muncul:

  • Sensasi dunia berputar atau diri terasa berputar meski sedang dalam kondisi diam

  • Mual dan muntah

  • Telinga berdenging atau terasa penuh

  • Gangguan keseimbangan hingga sulit berjalan

  • Pandangan kabur atau sulit fokus

  • Penglihatan ganda

  • Tubuh terasa lelah berlebihan dan berkeringat yang berlebih

Pada penderita vertigo yang sudah lanjut usia, gejala vertigo juga dapat disertai dengan linglung atau kehilangan kesadaran sementara. Vertigo terbagi menjadi dua jenis, yaitu vertigo perifer dan vertigo sentral. Masing-masing jenis memiliki penyebab vertigo tersendiri dan dapat disertai dengan keluhan lain, seperti sakit kepala, hilang keseimbangan, dan telinga berdenging.

Kamu harus menyadari apa yang jadi pemicu serangan vertigo dan melakukan upaya untuk menghindarinya. Berikut ini kemungkinan hal yang bisa memicu sakit kepala jenis ini secara umum:

  1. Membungkuk. Misalnya untuk mengambil barang di lantai. Menekuk lutut dapat mencegah hal ini dengan memungkinkan untuk menjaga kepala dalam posisi tegak.

  2. Peregangan pada leher. Misalnya untuk mengambil barang di rak yang tinggi. Menggunakan pijakan atau menghindari aktivitas ini dapat mencegah serangan vertigo dengan memungkinkan kamu untuk menjaga kepala dan leher tetap stabil.

  3. Mengubah posisi dengan cepat. Terutama saat berdiri atau bangun dari tempat tidur.

  4. Memutar, memiringkan atau menggerakkan kepala dengan cepat. Menjaga gerakan tetap santai dan stabil akan membantu menghindari gejala.

  5. Stres, kecemasan, dan depresi. Berbagai hal tersebut memicu serangan vertigo. Lakukan apa yang kamu bisa untuk mengelola stres dan kecemasan dengan baik.

  6. Sinyal visual yang membingungkan. Misalnya saat duduk diam di kereta, tetapi kamu melihat gerakan melalui jendela, atau ketika mencoba bergerak dalam kegelapan. Kamu dapat mencegah masalah ini dengan melihat jarak yang bergerak lebih lambat saat bepergian, atau menyalakan lampu di malam hari.

  7. Konsumsi makanan tertentu. Gejala bisa kambuh akibat makanan yang dapat memicu gangguan sirkulasi darah, seperti daging merah, jeroan, makanan yang digoreng, kopi, atau minuman beralkohol.

Kapan Harus ke Dokter?

Keluhan vertigo tidak bisa dianggap sepele, Anda harus segera memeriksakan diri ke dokter spesialis neurologi jika mengalami gejala vertigo berikut ini:

  • Vertigo disertai dengan gejala lain, seperti linglung, tubuh terasa lemas, bahkan kehilangan kesadaran

  • Memiliki riwayat gangguan telinga bagian dalam atau masalah saraf

  • Vertigo terjadi setelah mengalami cedera kepala

  • Memiliki kondisi medis serius, seperti stroke atau multiple sclerosis

  • Vertigo mengganggu aktivitas sehari-hari secara signifikan

  • Sulit untuk berbicara

  • Mengalami gangguan pendengaran atau telinga berdenging bersamaan dengan vertigo

  • Vertigo disertai demam dan nyeri dada

Jangan tunda pemeriksaan ke dokter jika Anda mengalami gejala tersebut. Penanganan yang cepat dan tepat sangat penting untuk membantu penyembuhan keluhan vertigo.

*Artikel ini disadur dari halodoc.com

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....